Kau yang dulu berjanji di depan Tuhan
Kini kau lupa akan itu
Kau bodohi aku
Padahal ku sudah setengah gila
Cinta hanya denganmu
Kau bunuh diriku
Kau hina takdirku
Semakin aku kehilangan kamu
Kau sisakan aku
Hanya air mata
Luka yang luas sampai kau puas
Pengorbananku sia-sia
Kau yang dulu berjanji di depan Tuhan
Kini kau lupa akan itu
Kau bodohi aku
Padahal ku sudah setengah gila
Cinta hanya denganmu
Kau bunuh diriku
Kau hina takdirku
Semakin aku kehilangan kamu
Kau sisakan aku
Hanya air mata
Luka yang luas sampai kau puas
Luka yang luas sampai kau puas
Kau bunuh diriku
Kau hina takdirku
Semakin aku kehilangan kamu
Kau sisakan aku
Hanya air mata
Luka yang luas sampai kau puas
Makna Lagu Luka Yang Luas
Lirik ini penuh emosi dan rasa sakit yang dalam banget. Kalimat seperti "kau bunuh diriku" di sini bukan harfiah, tapi gambaran betapa hancurnya perasaan seseorang setelah dikhianati. Dia merasa dipermainkan, dikecewakan, bahkan seperti harga dirinya diinjak-injak. Janji yang dulu diucapkan dengan sakral, sekarang terasa kosong dan dilupakan begitu saja.
Ada rasa pengorbanan yang sia-sia. Dia sudah mencintai sepenuh hati, bahkan sampai merasa "setengah gila" karena terlalu dalam bergantung pada satu orang. Tapi balasannya justru luka dan air mata. Itu yang bikin rasa sakitnya makin tajam bukan cuma karena ditinggalkan, tapi karena merasa cintanya nggak dihargai.
Intinya, lagu ini tentang patah hati yang berat banget akibat pengkhianatan dan janji yang dilanggar. Ini bukan cuma soal kehilangan pasangan, tapi juga kehilangan harapan dan mimpi yang dulu dibangun bareng. Emosinya mentah, jujur, dan penuh kekecewaan yang masih belum sembuh.