Jadi, beginilah cerita ini berjalan.
And we come to the scene where I'm holding you close.
Dan kita sampai di adegan di mana aku memelukmu erat.
She moves, moves like a thin dulling blade
Dia bergerak, bergerak seperti pisau tumpul yang tipis
Cuts, all the words that I said.
Memotong, semua kata yang pernah aku ucapkan.
The only difference is,
Satu-satunya perbedaannya adalah,
The only difference is,
Satu-satunya perbedaannya adalah,
The truth --
Kebenarannya --
The truth is I miss you.
Kebenarannya adalah aku merindukanmu.
Cry on demand.
Menangislah sesuai permintaan.
How'd you learn to?
Bagaimana kau bisa belajar begitu?
Cry on demand.
Menangislah sesuai permintaan.
Teach me if you want to.
Ajari aku jika kau mau.
Though you don't have to.
Meski kau tidak harus.
I just close my eyes and think of you.
Aku hanya menutup mata dan memikirkanmu.
Real. Real like a plastic bouquet.
Nyata. Nyata seperti buket plastik.
That thrives on the smoke from an old fireplace.
Yang tumbuh subur dari asap perapian tua.
And dies every night with her face on the news.
Dan mati setiap malam dengan wajahnya di berita.
Nobody cries, they just smoke and stare and their shoes.
Tak ada yang menangis, mereka hanya merokok dan menatap sepatu mereka.
The only difference is,
Satu-satunya perbedaannya adalah,
The only difference is,
Satu-satunya perbedaannya adalah,
Nobody can cry --
Tidak ada yang bisa menangis --
It's hard to do.
Sangat sulit untuk melakukannya.
For most folks, without a reason why.
Bagi kebanyakan orang, tanpa alasan yang jelas.
Cry on demand.
Menangislah sesuai permintaan.
How'd you learn to?
Bagaimana kau bisa belajar begitu?
Cry on demand.
Menangislah sesuai permintaan.
Why would you want to?
Mengapa kau mau melakukannya?
Just close your eyes and think of me.
Cukup tutup matamu dan pikirkan aku.
I take back everything I said.
Aku menarik kembali semua yang aku katakan.
She can't hurt me, and I can't hurt you.
Dia tidak bisa menyakitiku, dan aku tidak bisa menyakitimu.
It's like we're already dead.
Seperti kita sudah mati.
Cry on demand.
Menangislah sesuai permintaan.
Why would you want to?
Mengapa kau mau melakukannya?
Cry on demand.
Menangislah sesuai permintaan.
Teach me if you want to.
Ajari aku jika kau mau.
Though you don't have to.
Meski kau tidak harus.
I just close my eyes and think of you.
Aku hanya menutup mata dan memikirkanmu.