Ada sebuah pohon di Allenford
I drive by it each day on my way to and from work
Aku melewatinya setiap hari dalam perjalanan pergi dan pulang kerja
And there are always flowers left there each day
Dan selalu ada bunga yang ditinggalkan di sana setiap hari
Left for a child who died there
Ditinggalkan untuk seorang anak yang meninggal di sana
Or so that is what people say...
Atau begitulah yang orang-orang katakan...
But all I see
Tapi yang aku lihat
Looks back at me
Menatap kembali padaku
Loved by someone, loved by someone
Dicintai oleh seseorang, dicintai oleh seseorang
Loved by someone, loved by someone
Dicintai oleh seseorang, dicintai oleh seseorang
And the golden thread of nature of this is
Dan benang emas dari alam ini adalah
Simply that we are a part of everything
Sederhananya, kita adalah bagian dari segalanya
That will ever exist.
Yang akan pernah ada.
To be loved is why we’ve come.
Untuk dicintai adalah alasan kita datang.
Every drop of rain that fell or falls
Setiap tetes hujan yang jatuh atau sedang jatuh
Is always falling
Selalu jatuh
On and on and on and on.
Terus menerus, tanpa henti.
Come into me
Masuklah ke dalam diriku
And we’ll always be
Dan kita akan selalu ada
Loved by someone, loved by someone
Dicintai oleh seseorang, dicintai oleh seseorang
Loved by someone, loved by someone
Dicintai oleh seseorang, dicintai oleh seseorang
There’s nothing that has ever been
Tak ada yang pernah ada
That isn’t loved
Yang tidak dicintai
By someone who waits
Oleh seseorang yang menunggu
To be loved again
Untuk dicintai lagi
Loved by someone, loved by someone
Dicintai oleh seseorang, dicintai oleh seseorang
Loved by someone, loved by someone
Dicintai oleh seseorang, dicintai oleh seseorang