Saudara manis Malcolm, dia sedang dalam tahanan rumah,
Its the talk of the town, who'd of thought it of him?
Ini jadi pembicaraan di kota, siapa yang menyangka dia seperti ini?
Sweet cousin mary, no blood in her veins,
Sepupu manis Mary, tidak ada darah dalam pembuluhnya,
She had so much, now nothing remains.
Dulu dia punya segalanya, sekarang tak ada yang tersisa.
When it all comes crashing down,
Saat semuanya hancur berantakan,
And the press move in to town,
Dan media datang ke kota,
Bring all floral words wrapped in sellophane.
Membawa kata-kata indah terbungkus dalam sellophane.
Sweet little tony, where'd it all go wrong?
Si kecil Tony, di mana semuanya salah?
He hit the wall, singing his favourite song.
Dia terjatuh, menyanyikan lagu favoritnya.
When it all comes crashing down,
Saat semuanya hancur berantakan,
And the press move in to town,
Dan media datang ke kota,
Bring all floral words wrapped in sellophane,
Membawa kata-kata indah terbungkus dalam sellophane,
Watch them move out as fast as they came,
Lihat mereka pergi secepat mereka datang,
Leave the broken hearted with their pain.
Meninggalkan yang patah hati dengan rasa sakit mereka.
Sweet brother malcolm, he's under house arrest,
Saudara manis Malcolm, dia sedang dalam tahanan rumah,
Its the talk of the town, who'd of thought it of him?
Ini jadi pembicaraan di kota, siapa yang menyangka dia seperti ini?
Sweet angel mary, no blood in her veins,
Malaikat manis Mary, tidak ada darah dalam pembuluhnya,
Wheres this life? madness remains
Di mana hidup ini? Kegilaan tetap ada,
Wheres theres life madness will reign
Di mana ada kehidupan, kegilaan akan berkuasa,
Madness will reign.
Kegilaan akan berkuasa.