[REX:]
She put him out like the burning end of a midnight cigarette.
Dia mengusirnya seperti ujung rokok yang menyala di tengah malam.
She broke his heart. He spent his whole life trying to forget.
Dia menghancurkan hatinya. Dia menghabiskan seluruh hidupnya berusaha melupakan.
We watched him drink his pain away, a little at a time,
Kami melihatnya menghilangkan rasa sakitnya dengan minum, sedikit demi sedikit,
But he never could get drunk enough to get her off his mind,
Tapi dia tak pernah bisa mabuk cukup untuk melupakan dirinya,
Until the night
Hingga malam itu
[REX AND MELISSA:]
He put that bottle to his head and pulled the trigger.
Dia mengarahkan botol itu ke kepalanya dan menarik pelatuknya.
And finally drank away her memory.
Dan akhirnya menghilangkan ingatannya tentang dia.
Life is short, but this time it was bigger,
Hidup itu singkat, tapi kali ini terasa lebih berat,
Than the strength he had to get up off his knees.
Dari kekuatan yang dia miliki untuk bangkit dari lututnya.
We found him with his face down in the pillow,
Kami menemukannya dengan wajah tertanam di bantal,
With a note that said: "I'll love her till I die."
Dengan catatan yang tertulis: "Aku akan mencintainya sampai mati."
And when we buried him beneath the willow,
Dan ketika kami menguburkannya di bawah pohon willow,
The angels sang a whiskey lullaby.
Para malaikat menyanyikan lagu pengantar tidur whiskey.
La la la la la la la
La la la la la la la
La la la la la la la
La la la la la la la
La la la la la la la
La la la la la la la
La la la la la la la.
La la la la la la la.
[MELISSA:]
The rumors flew but nobody knew how much she blamed herself.
Desas-desus beredar tapi tak ada yang tahu seberapa banyak dia menyalahkan dirinya sendiri.
For years and years, she tried to hide the whiskey on her breath.
Bertahun-tahun, dia berusaha menyembunyikan aroma whiskey di napasnya.
She finally drank her pain away, a little at a time,
Akhirnya dia menghilangkan rasa sakitnya dengan minum, sedikit demi sedikit,
But she never could get drunk enough to get him off her mind,
Tapi dia tak pernah bisa mabuk cukup untuk melupakan dirinya,
Until the night.
Hingga malam itu.
[REX AND MELISSA:]
She put that bottle to her head and pulled the trigger.
Dia mengarahkan botol itu ke kepalanya dan menarik pelatuknya.
And finally drank away his memory.
Dan akhirnya menghilangkan ingatannya tentang dia.
Life is short, but this time it was bigger,
Hidup itu singkat, tapi kali ini terasa lebih berat,
Than the strength she had to get up off her knees.
Dari kekuatan yang dia miliki untuk bangkit dari lututnya.
We found her with her face down in the pillow,
Kami menemukannya dengan wajah tertanam di bantal,
Clinging to his picture for dear life.
Menggenggam foto dirinya seolah hidupnya bergantung padanya.
We laid her next to him beneath the willow,
Kami meletakkannya di sampingnya di bawah pohon willow,
While the angels sang a whiskey lullaby.
Sementara para malaikat menyanyikan lagu pengantar tidur whiskey.
La la la la la la la
La la la la la la la
La la la la la la la,
La la la la la la la,
La la la la la la la...
La la la la la la la...