Pria terhebat yang tidak pernah aku kenal
Lived just down the hall
Tinggal hanya di seberang koridor
And everyday we said hello
Dan setiap hari kami saling menyapa
But never touched at all
Tapi tidak pernah bersentuhan sama sekali
He was in his paper
Dia sibuk dengan korannya
I was in my room
Aku di kamarku
How was I to know he thought I hung the moon
Bagaimana aku tahu dia berpikir aku adalah segalanya
The greatest man I never knew
Pria terhebat yang tidak pernah aku kenal
Came home late every night
Pulang larut setiap malam
He never had too much to say
Dia tidak pernah banyak bicara
Too much was on his mind
Terlalu banyak yang ada di pikirannya
I never really knew him
Aku tidak pernah benar-benar mengenalnya
Oh and now it seems so sad
Oh, dan sekarang terasa sangat menyedihkan
Everything he gave to us took all he had
Segala yang dia berikan kepada kami mengambil semua yang dia punya
Then the days turned into years
Kemudian hari-hari berubah menjadi tahun
And the memories to black and white
Dan kenangan menjadi hitam putih
He grew cold like an old winter wind
Dia menjadi dingin seperti angin musim dingin yang tua
Blowing across my life
Menghantam kehidupanku
The greatest words I never heard
Kata-kata terhebat yang tidak pernah aku dengar
I guess I'll never hear
Sepertinya aku tidak akan pernah mendengarnya
The man I thought would never die
Pria yang aku kira tidak akan pernah mati
He's been dead almost a year
Dia sudah tiada hampir setahun
He was good in business
Dia baik dalam urusan bisnis
But there was business left to do
Tapi masih ada urusan yang harus diselesaikan
He never said he loved me
Dia tidak pernah bilang dia mencintaiku
Guess he thought I knew
Rasanya dia pikir aku sudah tahu