Meskipun aku tahu malam telah tiba dan matahari telah berlayar ke laut
I will wait here for the band to play the trumpet voluntary
Aku akan menunggu di sini hingga orkestra memainkan lagu terompet
And with one foot on the seashore and the other in the sand
Dengan satu kaki di tepi pantai dan kaki lainnya di pasir
I will stand here plaiting daisies whilst you play the piano-grand
Aku akan berdiri di sini merangkai bunga aster sementara kau bermain piano megah
Caprice, your bugle blew away the cobwebs from my ears
Caprice, terompetmu menghapus debu dari telingaku
and for once I stood quite naked. Unashamed, I wept the tears
Dan untuk sekali ini aku berdiri telanjang. Tanpa malu, aku meneteskan air mata
which I tried to hide inside myself from me, I mean from you
Yang coba kututupi dari diriku sendiri, maksudku dari kamu
but the shame I found too painful and the pain it only grew
Tapi rasa malu itu terlalu menyakitkan dan rasa sakitnya hanya semakin bertambah
Magdalene, my Regal Zonophone
Magdalene, Sonofonku yang Megah