(Semua ini diucapkan)
(GIRY is hurrying across. RAOUL appears and calls after her)
(GIRY tergesa-gesa. RAOUL muncul dan memanggilnya)
RAOUL
Madame Giry, wait...
Madame Giry, tunggu...
GIRY
Please, Monsieur - I know no more than anyone else.
Tolong, Tuan - saya tidak tahu lebih dari orang lain.
RAOUL
That's not true.
Itu tidak benar.
GIRY (uneasily)
Please, Monsieur, don't ask, there have been too many accidents...
Tolong, Tuan, jangan tanya, sudah terlalu banyak kecelakaan...
RAOUL (ironical)
Accidents?! (She moves off again. He stops her) (desperately) Please, Madame Giry, for all our sakes...
Kecelakaan?! (Dia mulai bergerak lagi. Dia menghentikannya) (dengan putus asa) Tolong, Madame Giry, demi kita semua...
GIRY (She has glanced nervously about her and suddenly deciding to trust him, cuts in)
Baiklah. Itu terjadi bertahun-tahun yang lalu. Ada pameran keliling di kota. Para gipsi. Saya masih sangat muda, belajar untuk menjadi balerina. Salah satu dari banyak yang tinggal di asrama gedung opera.
(Berflashback ke saat Madame Giry masih sangat muda dan di pameran keliling)
(The traveling circus)
(Sirkus keliling)
(Young Madame Giryās school is taking a fieldtrip to a traveling circus)
(Sekolah Muda Madame Giry sedang melakukan kunjungan lapangan ke sirkus keliling)
Scary woman: See the wonder from the East!
Wanita menakutkan: Lihat keajaiban dari Timur!
Cruel man. Come. Come. Come inside. Come and see The Devilās Child.
Pria kejam. Ayo. Ayo. Masuk. Ayo lihat Anak Iblis.
(They all see Young Erik with a sack over his head, chained in a cage of straw. He is making a stuffed monkey playing the cymbals like the one on the musical box)
(Mereka semua melihat Erik Muda dengan karung di kepalanya, terikat dalam kandang jerami. Dia sedang membuat monyet boneka yang memukul simbal seperti yang ada di kotak musik)
(All the children except for Young Madame Giry laugh at Young Erik)
(Semua anak-anak kecuali Young Madame Giry tertawa melihat Erik Muda)
Cruel man. (Beats Erik with a stick) You damn demon! (Beats) Villain! (Beats) Neāer do-well! (Beats) Libertine! (Beats) Dangerous! (Beats) Hideous! (Beats) Monstrous! (Beats) BEAST! (Beats very hard)
Pria kejam. (Memukul Erik dengan tongkat) Kau iblis sialan! (Memukul) Penjahat! (Memukul) Tidak berguna! (Memukul) Pelacur! (Memukul) Berbahaya! (Memukul) Menjijikkan! (Memukul) Mengerikan! (Memukul) HEWAN! (Memukul dengan sangat keras)
(Young Erik groans in pain on the straw. Young Madame Giry looks sadly at Young Erik)
(Erik Muda mengerang kesakitan di atas jerami. Young Madame Giry melihat Erik Muda dengan sedih)
Cruel Man. Behold, Mesdames and messieurs, the Devilās Child! (He takes the sack off Young Erikās head, pulls the hair)
Pria kejam. Lihatlah, Nyonya dan Tuan-tuan, Anak Iblis! (Dia membuka karung dari kepala Erik Muda, menarik rambutnya)
(All the kids except Young Madame Giry laugh at him)
(Semua anak-anak kecuali Young Madame Giry tertawa padanya)
(Erik slowly puts the sack back on. When all the children break free, the cruel man begins to count his money coins)
(Erik perlahan-lahan memasang kembali karungnya. Ketika semua anak-anak bebas, pria kejam mulai menghitung koin uangnya)
(Young Erik suddenly breaks free, grabs a rope and the chains he was chained too and strangles the cruel man)
(Erik Muda tiba-tiba bebas, meraih tali dan rantai yang mengikatnya dan mencekik pria kejam itu)
(Erik grabs his stuff monkey and takes Young Madame Giryās hand and they run out of the traveling circus)
(Erik meraih monyet bonekanya dan menggenggam tangan Young Madame Giry dan mereka berlari keluar dari sirkus keliling)
Man: Murder!
Pria: Pembunuhan!
Policeman: Which way?!
Polisi: Arah mana?!
Man: That way! That way!
Pria: Ke arah sana! Ke arah sana!
Policeman: Heās getting away!
Polisi: Dia melarikan diri!
(Young Madame Giry and Young Erik run all the way to a window of the Opera House)
(Young Madame Giry dan Young Erik berlari sampai ke jendela Gedung Opera)
(Young Madame Giry puts Erik in the window)
(Young Madame Giry menempatkan Erik di jendela)
(The Opera House)
(Gedung Opera)
GIRY: (Narrating the story) I hid him from the world, and its cruelties.
GIRY: (Menceritakan kisah) Saya menyembunyikannya dari dunia, dan segala kekejamannya.
(Young Madame Giry enters from another part of the room, Young Erik runs to her and she hides him)
(Young Madame Giry masuk dari bagian lain ruangan, Young Erik berlari ke arahnya dan dia menyembunyikannya)
Young Giry. If you stay in here, you are safe.
Young Giry. Jika kau tetap di sini, kau aman.
Young Erik. Thank you so much, young lady.
Young Erik. Terima kasih banyak, Nona.
(It goes back to the real times)
(Kembali ke waktu sekarang)
GIRY: He has known nothing else of life since then except this opera house. I called him Erik. It was his playground and now his artistic domain, heās a genius. Heās an architect and designer, heāsā¦composer and aā¦magician. A genius, Monsieur!
GIRY: Dia tidak tahu kehidupan lain sejak saat itu kecuali gedung opera ini. Saya memanggilnya Erik. Ini adalah taman bermainnya dan sekarang domain artistiknya, dia jenius. Dia seorang arsitek dan desainer, dia...komposer dan seorang...pesulap. Seorang jenius, Tuan!
ROUL: But clearly, Madame Giry, genius has turned to madness.
ROUL: Tapi jelas, Madame Giry, jenius telah berubah menjadi kegilaan.