Kita bertemu di tempat yang dulu sering aku datangi,
Now I just walk by it for show,
Sekarang aku hanya lewat di depannya saja,
Can't bear to go in without you know,
Tak sanggup masuk tanpa kamu, tahu,
Wish I could,
Seandainya aku bisa,
Wish I could.
Seandainya aku bisa.
But Annie is standing in the door,
Tapi Annie berdiri di pintu,
With a look on her face I can't just ignore,
Dengan ekspresi di wajahnya yang tak bisa aku abaikan,
She tells me that her heart is sore,
Dia bilang hatinya sakit,
And pulls me in,
Dan menarikku masuk,
She pulls me in.
Dia menarikku masuk.
She says "love in the time of war is not fair",
Dia bilang, "cinta di masa perang itu tidak adil",
"He was my man but they didn't care",
"Dia adalah pria ku, tapi mereka tidak peduli",
"Sent him far away from here",
"Mengirimnya jauh dari sini",
"No goodbye",
"Tanpa perpisahan",
"No goodbye".
"Tanpa perpisahan".
I don't tell her that I once loved you too,
Aku tidak bilang padanya bahwa aku juga pernah mencintaimu,
Or about all the things we used to do,
Atau tentang semua hal yang pernah kita lakukan,
I kiss her hair and think of you,
Aku mencium rambutnya dan memikirkanmu,
Walking down,
Berjalan di,
The road you found.
Jalan yang kamu temukan.
We met in a place I used to go,
Kita bertemu di tempat yang dulu sering aku datangi,
Now I only walk by it slow,
Sekarang aku hanya lewat di depannya dengan perlahan,
Can't bear to go in without you know,
Tak sanggup masuk tanpa kamu, tahu,
Wish I could,
Seandainya aku bisa,
Wish I could,
Seandainya aku bisa,
Wish I could,
Seandainya aku bisa,
Wish I could.
Seandainya aku bisa.