Kami seperti kerupuk tiram dalam sup,
And the honey in the tea,
Dan madu dalam teh,
We're the sugar cubes, one lump or two,
Kami adalah gula batu, satu atau dua,
In the black coffee,
Dalam kopi hitam,
The golden crust on an apple pie,
Kulit emas di atas pai apel,
That shines in the sun at noon,
Yang bersinar di bawah matahari siang,
We're a wheel of cheese high in the sky,
Kami adalah roda keju yang tinggi di langit,
But we're gonna be sinkin' soon.
Tapi kita akan segera tenggelam.
In a boat that's built of sticks and hay,
Dalam perahu yang terbuat dari kayu dan jerami,
We drifted from the shore,
Kami terombang-ambing jauh dari pantai,
With a captain who's too proud to say,
Dengan kapten yang terlalu bangga untuk mengakui,
That he dropped the oar,
Bahwa dia menjatuhkan dayung,
Now a tiny hole has sprung a leak,
Sekarang ada lubang kecil yang bocor,
In this cheap pontoon,
Di ponton murah ini,
Now the hull has started growing weak,
Sekarang lambungnya mulai lemah,
And we're gonna be sinkin' soon.
Dan kita akan segera tenggelam.
We're gonna be
Kita akan
Sinkin' soon,
segera tenggelam,
We're gonna be
Kita akan
Sinkin' soon,
segera tenggelam,
Everybody hold your breath 'cause,
Semua tahan napas karena,
We're gonna be sinkin' soon
kita akan segera tenggelam.
We're gonna be
Kita akan
Sinkin' soon,
segera tenggelam,
We're gonna be
Kita akan
Sinkin' soon,
segera tenggelam,
Everybody hold your breath 'cause,
Semua tahan napas karena,
Down and down we go.
Kita akan turun dan turun.
Like the oyster cracker on the stew,
Seperti kerupuk tiram dalam sup,
The honey in the tea
Madu dalam teh
The sugar cubes, one lump or two?
Gula batu, satu atau dua?
No thank you none for me.
Tidak terima kasih, tidak untuk saya.
We're the golden crust on an apple pie,
Kami adalah kulit emas di atas pai apel,
That shines in the sun at noon,
Yang bersinar di bawah matahari siang,
Like the wheel of cheese high in the sky
Seperti roda keju yang tinggi di langit
Well ... we're gonna be sinkin' soon.
Yah ... kita akan segera tenggelam.