Aku terlalu bingung hari ini,
To know what you're sayin',
Untuk tahu apa yang kau katakan,
Your lips are moving so fast,
Bibirmu bergerak begitu cepat,
And I just keep praying,
Dan aku terus berdoa,
For them to slow down,
Agar mereka bisa melambat,
So I can make some sense,
Agar aku bisa mengerti,
Of the words that are pouring out,
Dari kata-kata yang mengalir keluar,
Of your crooked spout.
Dari mulutmu yang suka belok.
Last night was a record to be broken,
Semalam adalah malam yang penuh kenangan,
It broke all over the kitchen floor,
Semua berantakan di lantai dapur,
Oh no don't you go,
Oh tidak, jangan pergi,
I'm coming back with a rag,
Aku akan kembali dengan kain,
To wipe away the haze from the days,
Untuk menghapus kabut dari hari-hari,
We've forgotten all about.
Yang sudah kita lupakan semua.
So be my somebody tonight,
Jadi, jadilah seseorangku malam ini,
Be the one who'll hold me tight,
Jadilah yang akan memelukku erat,
Honey, please, please,
Sayang, tolong, tolong,
Cuz I've been so all alone,
Karena aku sudah terlalu sendirian,
And no one will pick up the phone,
Dan tidak ada yang mengangkat telepon,
So honey, please stay.
Jadi sayang, tolong tinggal.
I held your head up, do you remember?
Aku mengangkat kepalamu, ingat gak?
When you wanted to make a blanket outta me,
Saat kau ingin menjadikanku selimut,
Oh I can't lie ... I been keeping score,
Oh, aku tidak bisa bohong ... Aku sudah menghitung,
And it's your turn to wring me out,
Dan sekarang giliranmu untuk memeras aku,
And lay me down to dry.
Dan menidurkan aku untuk mengering.
So be my somebody tonight,
Jadi, jadilah seseorangku malam ini,
Be the one who'll hold me tight,
Jadilah yang akan memelukku erat,
Honey, please, please,
Sayang, tolong, tolong,
Cuz I've been so all alone,
Karena aku sudah terlalu sendirian,
And no one will pick up the phone,
Dan tidak ada yang mengangkat telepon,
So honey, please stay,
Jadi sayang, tolong tinggal,
Honey, please stay,
Sayang, tolong tinggal,
Honey, please stay.
Sayang, tolong tinggal.