Apakah kamu ingat padaku?
I sat upon your knee
Aku duduk di pangkuanmu
I wrote to you with childhood fantasies
Aku menuliskan surat untukmu dengan khayalan masa kecil
Well, I'm all grown-up now
Nah, sekarang aku sudah dewasa
Can you still help somehow?
Bisakah kamu masih membantu dengan cara apapun?
I'm not a child, but my start still can dream
Aku bukan anak-anak lagi, tapi harapanku masih bisa bermimpi
So here's my lifelong wish
Jadi, inilah harapan seumur hidupku
My grown-up Christmas list
Daftar Natal dewasa ku
Not for myself, but for a world in need
Bukan untuk diriku sendiri, tapi untuk dunia yang membutuhkan
No more lives torn apart
Tak ada lagi hidup yang hancur
That wars would never start
Agar perang tidak pernah dimulai
And time would heal all hearts
Dan waktu akan menyembuhkan semua hati
Every man would have a friend
Setiap orang akan memiliki seorang teman
That right would always win
Kebenaran akan selalu menang
And love would never end
Dan cinta takkan pernah berakhir
This is my grown-up Christmas list
Inilah daftar Natal dewasa ku
What is this illusion called the innocence of youth?
Apa ini ilusi yang disebut kepolosan masa muda?
Maybe only in that blind belief can we ever find the truth
Mungkin hanya dalam keyakinan buta itu kita bisa menemukan kebenaran
No more lives torn apart
Tak ada lagi hidup yang hancur
That wars would never start
Agar perang tidak pernah dimulai
And time would heal our hearts
Dan waktu akan menyembuhkan hati kita
Every man would have a friend
Setiap orang akan memiliki seorang teman
That right would always win
Kebenaran akan selalu menang
And love would never end
Dan cinta takkan pernah berakhir
This is my grown-up Christmas list
Inilah daftar Natal dewasa ku
This is my only lifelong wish
Ini adalah satu-satunya harapan seumur hidupku
This is my grown-up Christmas list
Inilah daftar Natal dewasa ku