Itu adalah batu-batu yang kamu suka
So much you'd throw them
Saking sukanya, kamu sampai melemparnya
Down into the river's darkness
Ke dalam kegelapan sungai
Down from where the trains go flying
Dari tempat kereta melaju kencang
Your legs hung out
Kaki-kakimu menggantung
Into the air - we'll keep on kicking
Ke udara - kita akan terus melangkah
We're moving but it's never going
Kita bergerak tapi rasanya tidak pernah maju
When we go it's like we're faking
Saat kita pergi, seolah-olah kita berpura-pura
Two palms, no sound
Dua telapak tangan, tanpa suara
*Closer and closer
Lebih dekat dan lebih dekat
The beam's width that's between us
Lebar cahaya yang ada di antara kita
Gets just a little leaner
Menjadi sedikit lebih ramping
We ought to fail to see it
Kita seharusnya tidak menyadarinya
**And if I go to the left
Dan jika aku bergerak ke kiri
And if you move to the right
Dan jika kamu bergerak ke kanan
So that we've hit and spilled
Sehingga kita bertabrakan dan tumpah
We've turned it off in the night
Kita mematikannya di malam hari
Between the banks that roll
Di antara tepi yang bergulir
The glass hidden motion
Gerakan tersembunyi yang seperti kaca
Above we go on without knowing
Di atas kita terus melangkah tanpa tahu
The pines control the wild sarcasm
Pohon pinus mengendalikan sarkasme liar
To hold us up
Untuk menopang kita
And time was held
Dan waktu terhenti
Well worth the holding
Sangat berharga untuk ditahan
Waste when you try to save
Sia-sia saat kamu berusaha menahan
Save it and it ends up wasted
Menahan itu dan akhirnya sia-sia
You know these words
Kamu tahu kata-kata ini
Answer we entered
Jawaban yang kita masuki
The trains won't ride beside us
Kereta tidak akan melintas di samping kita
But water moves beneath us
Tapi air mengalir di bawah kita
And takes away the sense of hearing it all
Dan menghilangkan rasa mendengar semuanya