Setelah sekolah
Walking home
Berjalan pulang
Fresh dirt under my fingernails
Tanah basah di bawah kuku saya
And I can smell hot asphalt
Dan saya bisa mencium bau aspal yang panas
Cars screech to a halt to let me pass
Mobil-mobil berhenti mendadak agar saya bisa lewat
And I cannot remember
Dan saya tidak bisa ingat
What life was like through photographs
Bagaimana hidup terasa melalui foto-foto
Trying to recreate images life gives us from our past
Mencoba menghidupkan kembali gambar-gambar yang diberikan hidup dari masa lalu kita
And sometimes it’s a sad song
Dan terkadang itu adalah lagu yang sedih
But I cannot forget
Tapi saya tidak bisa melupakan
Refuse to regret
Menolak untuk menyesali
So glad I met you
Sangat senang saya bertemu denganmu
Take my breath away
Mengambil napas saya
Make everyday
Membuat setiap hari
Worth all of the pain that I have
Berharga semua rasa sakit yang saya alami
Gone through
Yang telah saya lalui
And mama I’ve been cryin’
Dan mama, saya sudah menangis
Cause things ain’t how they used to be
Karena segalanya tidak seperti dulu lagi
She said the battles almost won
Dia bilang pertarungan hampir dimenangkan
And we’re only several miles from the sun
Dan kita hanya beberapa mil dari matahari
Moving on down the street
Melanjutkan perjalanan di jalan
I see people I won’t ever meet
Saya melihat orang-orang yang tidak akan pernah saya temui
Think of her, take a breath
Memikirkan dia, menarik napas
Feel the beat in the rhythm of my steps
Merasa detak dalam irama langkah saya
And sometimes it’s a sad song
Dan terkadang itu adalah lagu yang sedih
But I cannot forget
Tapi saya tidak bisa melupakan
Refuse to regret
Menolak untuk menyesali
So glad I met you
Sangat senang saya bertemu denganmu
Take my breath away
Mengambil napas saya
Make everyday
Membuat setiap hari
Worth all of the pain that I have
Berharga semua rasa sakit yang saya alami
Gone through
Yang telah saya lalui
And mama I’ve been cryin’
Dan mama, saya sudah menangis
Cause things ain’t how they used to be
Karena segalanya tidak seperti dulu lagi
She said the battles almost won
Dia bilang pertarungan hampir dimenangkan
And we’re only several miles from the sun
Dan kita hanya beberapa mil dari matahari
The rhythm of her conversation
Irama percakapannya
The perfection of her creation
Kesempurnaan ciptaannya
The sex she slipped into my coffee
Sentuhan yang dia masukkan ke dalam kopiku
The way she felt when she first saw me
Cara dia merasa saat pertama kali melihatku
Hate to love and love to hate her
Benci untuk mencintai dan mencintai untuk membencinya
Like a broken record player
Seperti pemutar piringan hitam yang rusak
Back and forth and here and gone
Bolak-balik dan ada di sini lalu menghilang
And on and on and on and on
Dan terus berlanjut tanpa henti