
sahut-menyahut menyanyikan mazmur,
kidung pujian, lagu rohani, nyanyi,
bersorak sebulat hatimu bagi Tuhan!
2. Senantisa ucaplah syukur kepada Allah,
Bapamu di sorga atas segala berkat karunia,
ucap syukur dalam nama Tuhanmu Yesus Kristus!
3. Hendaklah kamu berhati rendah:
rendahkan diri terhadap sesama,
taat mengikuti Juruselamat,
takwa mengabdi kepada Tuhanmu Yesus Kristus!
Makna Lagu Hendaklah Kamu Penuh Dengan Roh
Lirik ini mengajarkan bagaimana kehidupan orang percaya seharusnya dipenuhi oleh Roh Tuhan. Salah satu tandanya adalah hidup yang penuh sukacita dan pujian kepada Allah. Melalui mazmur, kidung pujian, dan lagu rohani, umat diajak untuk mengekspresikan iman mereka dengan hati yang tulus. Pujian bukan sekadar aktivitas saat beribadah, tetapi menjadi wujud syukur dan kedekatan dengan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, lagu ini menekankan pentingnya memiliki hati yang selalu bersyukur. Umat diajak untuk mengucap syukur kepada Allah atas segala berkat dan karunia yang diterima, baik dalam keadaan senang maupun sulit. Sikap bersyukur menunjukkan kepercayaan bahwa Tuhan tetap bekerja dan menyertai hidup manusia dalam setiap situasi. Dengan demikian, rasa syukur menjadi bagian penting dari pertumbuhan iman.
Pada bagian akhir, lirik mengingatkan bahwa kehidupan yang dipenuhi Roh juga terlihat melalui kerendahan hati dan sikap terhadap sesama. Orang percaya dipanggil untuk tidak meninggikan diri, melainkan menghormati, melayani, dan hidup dalam kasih terhadap orang lain. Ketaatan kepada Yesus tidak hanya diwujudkan melalui doa dan pujian, tetapi juga melalui karakter yang rendah hati, sikap saling menghargai, dan kesediaan untuk mengikuti kehendak Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.




















