nyanyian mulia; berlaksa-laksa suaranya.
Pujian, pujiannya esa, pujiannya esa, pujiannya esa.
2. Sang Anak domba tersalib disorga disembah,
disorga disembah. Diapun layak diberi pujian,
pujian dunia, pujian dunia, pujian dunia.
3. Layak padaNya diberi pujian semesta, pujian semesta.
Kuasa dan hormat tak henti selamanya,
selama-lamanya, selama-lamanya, selama-lamanya,
4. Makhluk semua, marilah memuji yang Kudus,
Memuji yang Kudus: Sang Bapa yang dikhtaNya
dan Yesus, dan Yesus Penebus, dan Yesus Penebus,
dan Yesus Penebus.
Makna Lagu Dengan Malaikat Angkatlah
Lirik ini menggambarkan suasana penyembahan yang besar dan penuh kemuliaan kepada Tuhan dan Yesus Kristus. Bersama para malaikat, seluruh ciptaan diajak untuk menaikkan pujian yang mulia kepada Tuhan. Pengulangan kata-kata pujian memberi kesan megah dan menunjukkan bahwa kemuliaan Tuhan begitu besar sehingga layak dipuji tanpa henti.
Selain itu, lirik ini menekankan bahwa Yesus, Sang Anak Domba yang tersalib, layak menerima hormat dan penyembahan dari seluruh dunia. Pengorbanan Yesus dipandang sebagai tindakan kasih dan keselamatan yang membuat-Nya pantas menerima segala pujian, kuasa, dan penghormatan untuk selama-lamanya.
Di bagian akhirnya, lagu ini mengajak semua makhluk untuk bersama-sama menyembah Tuhan Bapa dan Yesus Penebus. Intinya, lagu ini membawa pesan bahwa seluruh ciptaan dipanggil untuk memuliakan Tuhan yang kudus, karena Dia adalah sumber keselamatan, kasih, dan kemuliaan yang kekal.