pada jalan yang t’lah kutempuh.
Kasih Tuhan kuperoleh,
membuatku tertegun.
Jalan itu penuh liku,
kadang-kadang tanpa t’rang.
Tapi Tuhan membimbingku
hingga aku tercengang.
Kasih Tuhan membimbingku
dan hatiku pun tenang.
2. Bukan kar’na aku baik
dipegangNya tanganku erat.
Bukan pula orang laik,
hingga aku didekap.
O, betapa aku heran,
dilimpahkan yang terbaik.
Dengan apa kunyatakan
kasih Tuhan yang ajaib?
Kulakukan, kusebarkan
kasih Tuhan yang ajaib.
Makna Lagu Sejak Aku Menoleh
Lirik ini merupakan ungkapan syukur dan kekaguman atas penyertaan Tuhan sepanjang perjalanan hidup. Pada bait pertama, penyanyi menoleh ke masa lalu dan menyadari bahwa hidup yang telah dijalani penuh dengan jalan berliku, kesulitan, dan saat-saat gelap. Namun di tengah semuanya, Tuhan tetap membimbing dan menuntun dengan setia. Kesadaran akan kasih Tuhan itu membuat hati menjadi tenang dan penuh rasa kagum.
Bait kedua menekankan bahwa kasih dan pemeliharaan Tuhan bukan diperoleh karena kebaikan atau kelayakan manusia. Penyanyi menyadari bahwa dirinya tidak sempurna, namun Tuhan tetap memegang tangannya dengan erat dan memberikan yang terbaik. Hal ini menunjukkan bahwa kasih Tuhan adalah anugerah yang diberikan dengan cuma-cuma, bukan hasil usaha manusia.
Pada bagian akhir, lirik ini menjadi respons syukur atas kasih Tuhan yang ajaib. Penyanyi ingin menyatakan rasa terima kasih bukan hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan tindakan dan dengan membagikan kasih Tuhan kepada orang lain. Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan tentang penyertaan Tuhan yang setia, kasih karunia yang tidak bersyarat, dan panggilan untuk membagikan kasih itu kepada sesama.