yang hidup dan menghidupkan
bagimu, bagiku dan siapa pun
yang ada di dunia ini.
bagimu, bagiku dan siapa pun
yang ada di dunia ini.
2. Sejahtera Tuhan, sejahtera Tuhan
yang hidup dan menghidupkan
berlimpah sekarang dan s’lamanya;
bersiaplah menerima!
berlimpah sekarang dan s’lamanya;
bersiaplah menerima!
3. Sejahtera Tuhan, sejahtera Tuhan
yang hidup dan menghidupkan
tak dapat berdiri sendiri:
hendaknya kaubagi-bagi!
tak dapat berdiri sendiri:
hendaknya kaubagi-bagi!
Makna Lagu Sejahtera Tuhan
Lirik ini berbicara tentang damai sejahtera Tuhan yang diberikan kepada seluruh manusia. Pada bait pertama, damai Tuhan digambarkan berasal dari Allah yang hidup dan yang memberi kehidupan. Damai itu tidak terbatas hanya bagi pribadi tertentu, tetapi ditujukan bagi semua orang di dunia. Pesan ini menekankan bahwa kasih dan damai Tuhan bersifat universal dan terbuka bagi siapa saja.
Bait kedua menegaskan bahwa damai sejahtera Tuhan tersedia secara berlimpah, baik untuk masa kini maupun selama-lamanya. Namun, manusia diajak untuk bersiap menerima anugerah tersebut dengan hati yang terbuka. Damai Tuhan bukan sekadar keadaan tanpa masalah, tetapi anugerah rohani yang memberi kekuatan, pengharapan, dan kehidupan baru.
Pada bait ketiga, lagu ini mengingatkan bahwa damai sejahtera Tuhan tidak boleh disimpan untuk diri sendiri. Damai itu harus dibagikan kepada sesama melalui kasih, perhatian, dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan, lirik ini mengajarkan bahwa damai dari Tuhan adalah karunia yang menghidupkan, diterima dengan syukur, dan diteruskan kepada orang lain agar dunia turut merasakan kasih dan kedamaian-Nya.