• Semua
  • Profil
  • Berita
  • Foto
  • Berita Foto
  • Video
  • Lirik

Lirik PKJ 228 Bapa Sorgawi - Lagu Rohani

X

Tips Pencarian Lirik Favorit Anda

Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Lirik PKJ 228 Bapa Sorgawi - Lagu Rohani
1. Bapa sorgawi, bagiMulah
segala pujian dunia!
Jadikan kami saluran kasih
bagi sesama manusia!
Haleluya, Haleluya!
Engkau Bapa kami kekal selamanya!

Makna Lagu Bapa Sorgawi

Lirik ini merupakan doa pujian yang singkat namun penuh makna kepada Tuhan sebagai Bapa Surgawi. Pada bait ini, umat mengakui bahwa segala pujian di dunia sepenuhnya layak dipersembahkan kepada Tuhan. Pengakuan ini menunjukkan sikap hormat dan penyembahan, bahwa Tuhan adalah sumber segala kasih, kehidupan, dan kebaikan.

Selain itu, lirik ini juga mengandung permohonan agar umat Tuhan dijadikan “saluran kasih” bagi sesama manusia. Artinya, kasih yang diterima dari Tuhan tidak berhenti pada diri sendiri, tetapi harus mengalir kepada orang lain melalui tindakan nyata seperti menolong, mengasihi, dan memperhatikan sesama. Dengan demikian, iman tidak hanya bersifat pribadi, tetapi juga berdampak sosial.

Secara keseluruhan, lagu ini menegaskan dua hal penting: memuji Tuhan sebagai Bapa yang kekal, dan menjadi perpanjangan kasih-Nya di dunia. Dengan seruan “Haleluya,” lagu ini mengajak pendengar untuk hidup dalam pujian dan menjadi alat kasih Tuhan di tengah kehidupan sehari-hari.