bila kau sedang gembira?
Apakah yang kaunyatakan
bila duka mencekam?
Janganlah engkau terlena,
rasa riang memabukkan,
atau larut dalam duka,
ketika datang cobaan.
Kini hitung berkat Tuhan
yang berlimpah tak terkira.
Meskipun dalam cobaan,
ucap syukur padaNya!
2. Sukacita senantiasa,
sukacita dalam Tuhan.
Kebaikan harus nyata,
bercahaya cemerlang.
Janganlah engkau khawatir
tentang hidup apa jua;
dan cemas harus berakhir
karena Tuhanmu dekat;
dan nyatakan pada Tuhan
keinginan dan pintamu
dalam doa permohonan,
dan ucapkanlah syukur!
Makna Lagu Apakah yang Kaulakukan
Lirik ini mengajarkan pentingnya menjaga hati tetap seimbang dalam segala keadaan hidup, baik saat sedang bahagia maupun ketika menghadapi kesedihan dan cobaan. Lagu ini mengingatkan bahwa manusia mudah terlena saat mengalami kesenangan, tetapi juga mudah tenggelam dalam keputusasaan ketika masalah datang. Karena itu, pendengar diajak untuk tidak dikuasai oleh emosi sesaat, melainkan tetap memiliki hati yang bersyukur dan percaya kepada Tuhan dalam setiap situasi.
Selain itu, lirik ini menekankan bahwa rasa syukur adalah sikap hidup yang perlu dipelihara setiap hari. Dengan “menghitung berkat Tuhan,” seseorang diajak untuk menyadari bahwa di tengah kesulitan sekalipun, masih ada banyak kebaikan dan penyertaan Tuhan yang bisa disyukuri. Sikap bersyukur bukan berarti mengabaikan masalah, tetapi memilih untuk tetap percaya bahwa Tuhan hadir dan bekerja di tengah pergumulan hidup.
Pada bagian akhir, lagu ini juga mengajarkan untuk menyerahkan kekhawatiran kepada Tuhan melalui doa. Ketika rasa cemas muncul, manusia diingatkan bahwa Tuhan dekat dan peduli terhadap setiap kebutuhan hidup. Karena itu, jalan keluar terbaik bukan terus-menerus dikuasai rasa takut, melainkan membawa segala pergumulan kepada Tuhan dengan hati yang penuh iman dan ucapan syukur. Secara keseluruhan, lirik ini mengajak pendengar untuk menjalani hidup dengan sukacita, ketenangan, dan rasa syukur yang lahir dari kepercayaan kepada Tuhan.