Kudengar suara Yesus,
kudengar suara Yesus:
Jurus'lamatku memanggil,
Pikul salib, ikutlah Aku!
Reff:
Aku ikut Jurus'lamat,
aku ikut Jurus'lamat,
dan kemanapun langkahNya
aku ikut, ikut Tuhanku.
2
Ke Getsemani kuikut,
ke Getsemani kuikut;
ikut dalam pergumulan,
aku ikut, ikut Tuhanku.
3
Aku mau menyangkal diri,
aku mau menyangkal diri,
pikul salib tiap hari.
Aku ikut, ikut Tuhanku.
4
Dia b'rikan kekuatan,
Dia b'rikan kekuatan
dan mahkota kemuliaan;
Dia s'lalu ikut sertaku.
Makna Lagu Kudengar Suara Yesus
Lirik ini menggambarkan komitmen seorang percaya untuk mengikuti Yesus dengan setia. Lagu ini dimulai dengan kesadaran bahwa Tuhan memanggil setiap orang untuk menjadi murid-Nya, bukan hanya dengan mendengarkan firman, tetapi juga dengan menjalani hidup sesuai kehendak-Nya. Ajakan untuk “memikul salib” melambangkan kesediaan untuk tetap taat kepada Tuhan, bahkan ketika harus menghadapi kesulitan, pengorbanan, atau tantangan dalam kehidupan.
Pada bagian selanjutnya, lirik ini menekankan bahwa mengikuti Yesus berarti ikut mengambil bagian dalam pergumulan dan perjuangan iman. Penyebutan Getsemani mengingatkan pada saat Yesus menghadapi penderitaan dengan ketaatan penuh kepada kehendak Bapa. Karena itu, pendengar diajak untuk belajar menyangkal ego, kepentingan pribadi, dan keinginan yang bertentangan dengan nilai-nilai Tuhan. Mengikut Kristus bukan sekadar identitas, tetapi sebuah perjalanan hidup yang membutuhkan kesetiaan setiap hari.
Meski demikian, lagu ini tidak hanya berbicara tentang pengorbanan, tetapi juga tentang pengharapan. Tuhan tidak membiarkan umat-Nya berjalan sendirian. Dia memberikan kekuatan, penyertaan, dan pertolongan untuk menghadapi setiap tantangan. Pada akhirnya, kesetiaan dalam mengikuti Tuhan akan berujung pada sukacita dan kemuliaan yang dijanjikan-Nya. Dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, lirik ini mengajak pendengar untuk terus setia melangkah bersama Tuhan dalam segala keadaan.