
Roti ini adalah tubuhKu.
Tubuh serta darah Tuhan Yesus
diberi lambang kasih yang tak terperi.
Ambillah anggur ini dan minumlah,
semua kamu minum dari sini;
minuman ini adalah darahKu,
darah perjanjian, untukmu ditumpahkan.
Tubuh serta darah Tuhan Yesus diberi,
lambang kasih yang tak terperi.
2. Ambillah roti ini dan makanlah.
Roti ini adalah tubuhKu.
Sungguh tak bertara pengorbanan Penebus
agar manusia ditebus.
Ambillah anggur ini dan minumlah,
semua kamu minum dari sini;
minuman ini adalah darahKu,
darah perjanjian, untukmu ditumpahkan.
Sungguh tak bertara pengorbanan Penebus,
agar manusia ditebus.
Makna Lagu Ambilah Roti Ini
Lirik ini mengingatkan tentang makna Perjamuan Kudus sebagai tanda kasih dan pengorbanan Yesus Kristus bagi manusia. Roti dan anggur digunakan sebagai simbol tubuh dan darah Kristus yang diberikan demi keselamatan umat manusia. Melalui simbol-simbol tersebut, lagu ini mengajak pendengar untuk mengenang pengorbanan Yesus yang rela menyerahkan diri-Nya agar manusia dapat diperdamaikan dengan Tuhan dan menerima kehidupan yang baru.
Selain menekankan makna simbolis roti dan anggur, lirik ini juga menyoroti besarnya kasih Yesus yang dinyatakan melalui pengorbanan-Nya di kayu salib. Pengorbanan itu digambarkan sebagai sesuatu yang tidak tertandingi, karena dilakukan demi menebus manusia dari dosa dan memberikan jalan menuju keselamatan. Pesan ini mengingatkan bahwa kasih Tuhan bukan hanya berupa kata-kata, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata yang membawa pemulihan bagi umat manusia.
Secara keseluruhan, lagu ini mengajak pendengar untuk merespons kasih Kristus dengan rasa syukur, iman, dan penghormatan. Perjamuan Kudus bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi kesempatan untuk mengingat kembali kasih Tuhan yang begitu besar dan memperbarui komitmen hidup kepada-Nya. Dengan bahasa yang mudah dipahami, lirik ini menegaskan bahwa keselamatan yang diterima manusia berasal dari pengorbanan Yesus yang penuh kasih dan tidak ternilai harganya.




















