
Lautan rahmat abadi,
gelombang kasih Ilahi,
biar anakMu berteduh
di haribaan damaiMu.
2
Engkau rahmani dan rahim,
pembungkus jiwa yang sedih,
pengayom hati yang resah,
pengasuh makhluk yang lemah.
3
Hati gelisah, tertekan,
letih lesu, penuh beban,
bagaikan bunda Kau sentuh
dengan sejuknya tanganMu.
4
Ibarat air yang jernih,
penawar haus, pembersih,
Kau dirus batin yang tegar,
Kaubasuh sukma yang cemar.
5
Angin sorgawi, kuasa Roh,
nyaman segar embusanMu:
di kekosongan yang sepi
hidup yang baru Kau beri.
6
Buatlah kami ini pun,
yang lahir dari dalamMu,
oleh kasihMu tersentak,
oleh rahmatMu tergerak.
Makna Lagu Lautan Rahmat Abadi
Lirik ini merupakan doa dan pujian yang menggambarkan Tuhan sebagai sumber kasih, rahmat, dan penghiburan yang tak terbatas. Sejak bait pertama, Tuhan dilukiskan sebagai “lautan rahmat abadi” dan “gelombang kasih Ilahi”, sebuah gambaran yang menunjukkan bahwa kasih-Nya begitu luas, dalam, dan tidak pernah habis. Umat diajak untuk menemukan perlindungan dan ketenangan di dalam hadirat Tuhan, seperti seorang anak yang berlindung dengan aman di pelukan orang tuanya.
Bait-bait berikutnya menonjolkan sifat Tuhan yang penuh belas kasih dan perhatian kepada manusia. Tuhan digambarkan sebagai penghibur bagi yang sedih, pengayom bagi yang resah, dan penolong bagi yang lemah. Gambaran seorang ibu yang menyentuh anaknya dengan tangan yang sejuk menunjukkan kelembutan dan kepedulian Tuhan terhadap orang-orang yang sedang letih, terluka, atau terbeban. Pesan ini menegaskan bahwa Tuhan bukan hanya Mahakuasa, tetapi juga dekat dan penuh kasih kepada setiap manusia.
Pada bait keempat dan kelima, Tuhan digambarkan sebagai air yang jernih dan angin yang menyegarkan. Air melambangkan pemurnian dan pemulihan, sementara angin melambangkan karya Roh yang memberi kehidupan baru. Melalui gambaran-gambaran ini, lagu mengajarkan bahwa Tuhan mampu membersihkan hati yang terluka, menguatkan jiwa yang lemah, dan membangkitkan harapan baru di tengah kekosongan.
Bait terakhir menjadi sebuah doa agar umat semakin dibentuk oleh kasih dan rahmat Tuhan. Mereka memohon agar hidup mereka digerakkan oleh kasih-Nya dan dibarui oleh karya-Nya. Secara keseluruhan, lagu ini menyampaikan pesan tentang kasih Tuhan yang tanpa batas, penghiburan bagi yang menderita, pemulihan batin, dan pembaruan hidup melalui rahmat dan Roh-Nya. Lagu ini mengajak umat untuk bersandar kepada Tuhan sebagai sumber damai, kekuatan, dan kehidupan yang baru.




















