marilah, puji Penciptamu!
Baktikanlah kepadaNya
ragam budayamu!
2. Dengan aneka logatmu
berpadu suaralah!
Bersuka ria bersyukur
atas karunia!
3. O Surya Hidup berseri,
penuh anugerah:
cahaya, tenaga, rezeki:
Engkaulah sumbernya.
4. O Sumber ilham cemerlang,
jadikan umatMu
berdaya cipta
tak lekang di KerajaanMu.
5. Biarlah kami tegerak,
pun di tempat kerja,
membagi kasih dan berkat
untuk semuanya.
Makna Lagu Segala Bangsa Marilah
Lirik ini mengajak seluruh bangsa dan berbagai kelompok budaya untuk bersama-sama memuji Tuhan sebagai Pencipta segala sesuatu. Lagu ini menekankan bahwa keberagaman budaya, bahasa, dan tradisi bukanlah penghalang untuk bersatu dalam penyembahan, melainkan menjadi kekayaan yang dapat dipersembahkan kepada Tuhan. Setiap orang diajak untuk menggunakan identitas dan keunikan yang dimilikinya sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Sang Pencipta.
Selain menyoroti keberagaman, lirik ini juga mengakui Tuhan sebagai sumber segala berkat kehidupan. Tuhan digambarkan sebagai “Surya Hidup” yang memberikan terang, kekuatan, inspirasi, dan rezeki bagi manusia. Semua kemampuan, kesempatan, dan kreativitas yang dimiliki manusia berasal dari-Nya. Karena itu, umat diajak untuk menggunakan talenta dan kemampuan mereka secara bertanggung jawab sebagai bagian dari panggilan hidup yang diberikan Tuhan.
Pada bagian akhir, lagu ini menekankan bahwa iman tidak hanya diwujudkan melalui pujian dan ibadah, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Umat didorong untuk membawa kasih, kebaikan, dan berkat Tuhan ke lingkungan kerja maupun masyarakat. Pesan utamanya adalah bahwa setiap orang dipanggil untuk memuliakan Tuhan melalui keberagaman yang dimiliki, mengembangkan talenta yang dianugerahkan-Nya, dan menjadi saluran kasih serta berkat bagi sesama.