dan tidak ‘kan rebah! Haleluya, haleluya!
Neraka menggeram dan jagad pun kelam,
salib tak ‘kan redam, ‘kan berdiri dengan gah!
Reff
Haleluya, haleluya, angkat tinggi panjimu.
Haleluya, haleluya, maju untuk Rajamu!
2. Kibarkan panjimu! Haleluya, haleluya,
melawan seteru! Haleluya, haleluya!
Tetakkan pedangmu, kenakan zirahmu!
Imanmu perteguh, ‘tuk membela Rajamu!
Reff
Haleluya, haleluya, angkat tinggi panjimu.
Haleluya, haleluya, maju untuk Rajamu!
3. Pendosa ditebus! Haleluya, haleluya,
dengan darah kudus! Haleluya, haleluya!
Marilah menyembah di bawah salibNya,
dengan lagu megah – Rajamu agunglah!
Reff
Haleluya, haleluya, angkat tinggi panjimu.
Haleluya, haleluya, maju untuk Rajamu!
Makna Lagu Tegak Terus Megah
Lirik lagu ini menggambarkan semangat iman yang kuat dan penuh keberanian dalam mengikuti Tuhan. Salib digambarkan tetap berdiri tegak dan tidak akan runtuh, walaupun ada tantangan, kegelapan, atau “serangan” dari dunia. Maknanya adalah bahwa kuasa dan kasih Tuhan tidak bisa dikalahkan oleh apa pun. Lagu ini memberi semangat supaya orang percaya tetap teguh dan tidak mudah goyah dalam menghadapi masalah hidup.
Selain itu, lagu ini memakai gambaran seperti perang dan perjuangan untuk menunjukkan kehidupan iman. Panji, pedang, dan zirah melambangkan keberanian, perlindungan, dan kesiapan untuk tetap setia kepada Tuhan. Namun, “perang” yang dimaksud bukan perang fisik, melainkan perjuangan melawan dosa, rasa takut, dan hal-hal yang menjauhkan manusia dari Tuhan. Karena itu, lagu ini mengajak pendengarnya untuk memperkuat iman dan tetap berjalan di jalan yang benar.
Di bagian akhir, lagu ini kembali menekankan bahwa manusia telah ditebus oleh kasih dan pengorbanan Yesus. Karena itu, umat diajak untuk datang menyembah dengan penuh sukacita dan rasa syukur. Secara keseluruhan, lagu ini membawa pesan tentang kemenangan iman, keberanian untuk tetap setia, dan ajakan untuk terus memuliakan Tuhan dengan hidup yang penuh semangat dan keyakinan.