Yesus disalib, didera, menanggung siksa yang keji.
2. Awan gelap pun turunlah di atas Yesus, Penebus.
Dan musuh-musuh mencerca, mengejek Putra yang kudus.
3. Cambuk dan tajuk yang kejam harus ditanggung olehNya.
Namun derita terseram saat ditinggal BapaNya.
4. Wahai dunia, soraklah! Angkat lagumu yang megah!
Yesus t’lah mati disesah, menghapus dosa manusia.
Makna Lagu Tlah Terdengar Di Golgota
Lirik lagu ini menggambarkan suasana penderitaan Yesus di Golgota dengan sangat mendalam dan penuh emosi. Digambarkan bagaimana Yesus harus menanggung siksaan, hinaan, dan rasa sakit saat disalibkan. Awan gelap yang turun menambah suasana duka dan menunjukkan betapa berat peristiwa itu. Lagu ini ingin membawa pendengarnya untuk merasakan betapa besar pengorbanan yang dilakukan Yesus demi manusia.
Selain penderitaan fisik seperti cambukan dan mahkota duri, lagu ini juga menunjukkan penderitaan batin yang lebih dalam, yaitu saat Yesus merasa ditinggalkan. Bagian ini memperlihatkan sisi manusiawi Yesus yang merasakan kesepian dan kesedihan yang luar biasa. Namun, semua penderitaan itu tetap dijalani-Nya dengan rela demi menebus dosa manusia. Maknanya sangat kuat: kasih sejati terkadang membutuhkan pengorbanan yang besar.
Di bagian akhir, suasana lagu berubah dari kesedihan menjadi kemenangan dan pengharapan. Dunia diajak bersorak karena kematian Yesus dianggap membawa keselamatan bagi manusia. Jadi, walaupun salib identik dengan penderitaan, lagu ini menegaskan bahwa di balik penderitaan itu ada kasih dan harapan baru. Secara keseluruhan, lagu ini mengajak pendengarnya untuk lebih menghargai pengorbanan Yesus dan hidup dengan rasa syukur atas kasih-Nya.