Lirik NKB 81 Pancaran Air Miliknya

Lirik NKB 81 Pancaran Air Miliknya
1. Pancaran air milikNya, pun sungai, danau, serta laut,
tetapi Yesus berkesah: “Betapa Aku haus.”

2. Tikaman tombak yang kejam dan aib dosa manusia,
terpadu dalam ratapanNya di salib Golgota.

3. Meski dahaga dan lelah, namun tak dihiraukanNya,
kar’na manusia bercela t’rus dirindukanNya.

4. Ya Yesus, Jurus’lamatku, ‘Kau tanggung aib dosaku;
Dahaga dan sengsaraMu patutlah milikku.

Makna Pancaran Air Miliknya

Lirik lagu ini menggambarkan penderitaan Yesus di kayu salib lewat ungkapan sederhana tetapi sangat menyentuh: “Aku haus.” Kalimat itu bukan cuma menunjukkan rasa haus secara fisik, tetapi juga menggambarkan betapa berat penderitaan yang harus Ia tanggung. Padahal, Yesus digambarkan sebagai pemilik seluruh alam, termasuk air, sungai, dan laut. Kontras ini memperlihatkan kerendahan hati dan pengorbanan-Nya yang begitu besar demi manusia.

Selain itu, lagu ini menunjukkan bahwa penderitaan Yesus bukan hanya karena siksaan fisik, tetapi juga karena dosa manusia. Tikaman tombak, hinaan, dan rasa sakit di salib menjadi simbol betapa berat harga yang harus dibayar demi keselamatan manusia. Meski dalam keadaan sangat lelah dan menderita, Yesus tetap memikirkan manusia dan merindukan mereka untuk kembali kepada-Nya. Makna ini menunjukkan kasih Tuhan yang tidak berhenti, bahkan di tengah penderitaan terbesar sekalipun.

Di bagian akhir, lagu ini berubah menjadi refleksi pribadi dan rasa syukur. Penyanyinya sadar bahwa penderitaan Yesus terjadi karena dosa manusia, termasuk dirinya sendiri. Karena itu, muncul rasa hormat dan kerinduan untuk ikut memahami pengorbanan Tuhan. Secara keseluruhan, lagu ini membawa pesan tentang kasih yang rela berkorban, kerendahan hati, dan ajakan untuk lebih menghargai pengorbanan Yesus dalam hidup sehari-hari.

Lirik Lagu Lagu Rohani

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru