terbaringlah Yesus berbalutkan kain.
BintangNya di langit mengkilap terang
dan Yesus tertidur lelap dan tenang.
2. Ternak bersuara membangunkanNya,
tetapi Sang Bayi tiada resah.
Ya Yesus, sekarang hatiku tent’ram,
Engkaulah Temanku di malam kelam.
3. Ya Yesus, Tuhanku, dengar doaku:
tetaplah sertaku dengan kasihMu.
Semua anakMu berilah berkat
dan hidup sertaMu di sorga kelak.
Makna Lagu Di Dalam Palungan
Lirik lagu ini menggambarkan suasana sederhana dan damai saat kelahiran Yesus di palungan. Tidak ada kemewahan di tempat kelahiran-Nya; hanya sebuah kandang dan kain pembungkus bayi. Namun justru dalam kesederhanaan itu hadir Sang Juruselamat dunia. Bintang yang bersinar terang melambangkan kemuliaan dan tanda kehadiran Tuhan bagi manusia.
Selain itu, lagu ini menunjukkan kelembutan dan ketenangan Yesus. Walaupun lahir di tempat yang sederhana dan penuh keterbatasan, Dia tetap digambarkan tenang dan damai. Hal ini memberi penghiburan bahwa Tuhan dekat dengan manusia, terutama dalam malam-malam kehidupan yang gelap dan penuh kesusahan. Karena itu, penyanyi menyebut Yesus sebagai sahabat dan penolong yang memberi ketenteraman hati.
Di bagian akhir, lagu ini berubah menjadi doa pribadi kepada Yesus. Penyanyi memohon agar Tuhan selalu menyertai, memberkati semua anak-anak-Nya, dan membawa mereka kelak hidup bersama-Nya di sorga. Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan tentang kesederhanaan kelahiran Kristus, damai yang dibawa-Nya, serta kasih dan penyertaan Tuhan bagi manusia.