mewartakan hal lahirnya Sang Jurus’lamat dunia.
Reff
Noel, noel, noel, noel,
lahirlah Raja Israel!
2. Beritanya t’lah diberi oleh malaikat sorgawi
kepada kaum yang tak lelah menjaga domba-dombanya.
Reff
Noel, noel, noel, noel,
lahirlah Raja Israel!
3. Dan bintang t’rang bersinarlah di langit tinggi yang cerah.
Terang besar di dunia sekarang dan selamanya.
Reff
Noel, noel, noel, noel,
lahirlah Raja Israel!
4. Cahayanya yang gemerlap oleh kaum majus tampaklah;
mereka pun dipandunya mencari Raja Mulia.
Reff
Noel, noel, noel, noel,
lahirlah Raja Israel!
5. Mereka pun bersujudlah, menghormat Bayi yang lemah,
emas dan mur serta menyan t’lah diserahkan padaNya.
Reff
Noel, noel, noel, noel,
lahirlah Raja Israel!
6. Mari teman, nyanyikan t’rus pujian bagi Penebus;
kar’na besar anug’rahNya kepada kita, umatNya.
Reff
Noel, noel, noel, noel,
lahirlah Raja Israel!
Makna Lagu Di Malam Glap Sunyi Senyap
Lirik lagu ini menggambarkan sukacita besar atas kelahiran Yesus Kristus sebagai Juruselamat dunia. Malam yang gelap dan sunyi berubah penuh kemuliaan ketika para malaikat memberitakan kelahiran Sang Penebus. Seruan “Noel” menjadi ungkapan sukacita Natal karena Raja Israel telah lahir untuk membawa keselamatan bagi manusia.
Selain itu, lagu ini menceritakan bagaimana kabar kelahiran Yesus pertama kali diberitakan kepada para gembala yang menjaga domba mereka. Hal ini menunjukkan bahwa kasih dan keselamatan Tuhan diberikan kepada semua orang, termasuk mereka yang sederhana dan rendah hati. Bintang terang di langit menjadi tanda ilahi yang memimpin manusia kepada Kristus.
Lagu ini juga mengisahkan perjalanan kaum majus yang mengikuti cahaya bintang untuk mencari Raja Mulia. Mereka datang dengan hormat dan mempersembahkan emas, mur, dan menyan kepada bayi Yesus sebagai tanda penghormatan kepada Raja dan Juruselamat.
Di bagian akhir, lagu ini mengajak semua orang untuk terus memuji dan bersyukur kepada Tuhan atas anugerah keselamatan yang diberikan melalui kelahiran Kristus. Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan tentang sukacita Natal, penyembahan kepada Yesus, dan pengakuan bahwa Dia adalah Raja dan Penebus bagi dunia.