Bukan surya ‘ku harapkan, kar’na surya ‘kan lenyap.
O tiada ‘ku gelisah akan masa menjelang;
‘ku berjalan serta Yesus, maka hatiku tenang.
Reff
Banyak hal taku ‘ku fahami dalam masa menjelang.
Tapi t’rang bagiku ini: Tangan Tuhan yang pegang.
2. Makin t’ranglah perjalanan, makin tinggi aku naik.
Dan bebanku makin ringan, makin nampaklah yang baik.
Di sanalah t’rang abadi, tiada tangis dan keluh;
Di neg’ri seb’rang pelangi, kita k’lak ‘kan bertemu.
Reff
Banyak hal taku ‘ku fahami dalam masa menjelang.
Tapi t’rang bagiku ini: Tangan Tuhan yang pegang.
3. Tak ‘ku tahu ‘kan hari esok, mungkin langit ‘kan gelap.
tapi Dia yang berkasihan melindungi ‘ku tetap.
meski susah perjalanan, g’lombang dunia menderu.
DipimpinNya ‘ku bertahan sampai akhir langkahku.
Reff
Banyak hal taku ‘ku fahami dalam masa menjelang.
Tapi t’rang bagiku ini: Tangan Tuhan yang pegang.
Makna Lagu Tuhan Yang Pegang
Lirik lagu ini berbicara tentang iman dan ketenangan hati dalam menghadapi masa depan yang tidak pasti. Penyanyi mengakui bahwa ia tidak tahu apa yang akan terjadi esok hari, tetapi tetap berjalan dengan teguh karena percaya kepada Tuhan. Harapan hidup tidak diletakkan pada hal-hal duniawi yang bisa lenyap, melainkan pada penyertaan Tuhan yang kekal.
Selain itu, lagu ini menggambarkan perjalanan hidup sebagai perjalanan yang semakin mendekat kepada terang abadi. Walaupun ada beban dan kesulitan, Tuhan memberi kekuatan sehingga perjalanan terasa lebih ringan. Ada pengharapan akan kehidupan yang penuh damai bersama Tuhan, tempat tidak ada lagi tangisan dan penderitaan.
Di bagian akhir, lagu ini mengingatkan bahwa hidup bisa saja dipenuhi badai dan kegelapan, tetapi Tuhan yang penuh kasih tetap melindungi dan memimpin umat-Nya. Reff lagu ini menjadi inti pesan: walaupun banyak hal tentang masa depan tidak dipahami, ada keyakinan kuat bahwa tangan Tuhan memegang dan menuntun hidup manusia. Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan tentang iman, pengharapan, dan ketenangan dalam penyertaan Tuhan di tengah ketidakpastian hidup.