sandang pangan cukup ‘Kau beri.
Aku mau memujiMu s’lama-lamanya.
‘Kau bak angin yang segar; berhembuslah!
2. Jangan cemas, hai umat Allah!
Tuhan tetap mencukupimu.
KasihNya amat besar dinyatakanNya.
Bunga dihiasiNya; betapa ‘kau?
3. Salomo tiada mengimbangi
keindahan bakung di lembah
yang tidak menghasilkan jubah sehelai.
Janganlah engkau gentar. Allah setia!
Makna Lagu Agung Kasihmu Allah Bapa
Lirik lagu ini mengungkapkan rasa syukur atas kasih dan pemeliharaan Tuhan yang begitu besar. Tuhan digambarkan sebagai Bapa yang selalu mencukupi kebutuhan hidup manusia, seperti sandang dan pangan. Karena itu, penyanyi ingin terus memuji Tuhan sepanjang hidupnya, sebab kasih-Nya memberi ketenangan dan kekuatan seperti angin segar yang menyejukkan.
Selain itu, lagu ini mengajak umat Tuhan untuk tidak hidup dalam kecemasan. Dengan memakai gambaran bunga bakung di lembah, lagu ini mengingatkan bahwa Tuhan memelihara ciptaan-Nya dengan indah, bahkan tanpa mereka berusaha sendiri. Jika bunga saja diperhatikan Tuhan, terlebih lagi manusia yang dikasihi-Nya. Pesan ini menumbuhkan rasa percaya bahwa Tuhan tidak akan meninggalkan umat-Nya.
Di bagian akhir, lagu ini menekankan kesetiaan Tuhan yang jauh lebih besar daripada kekhawatiran manusia. Keindahan bunga bakung bahkan dikatakan melampaui kemegahan Raja Salomo, sebagai tanda betapa sempurna pemeliharaan Tuhan. Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan tentang syukur, kepercayaan kepada pemeliharaan Tuhan, dan ajakan untuk tidak takut menghadapi hidup karena Allah selalu setia.