layak benar dipuji, disembah.
Bukanlah ‘ku, tetapi hanya Kristus
patut tetap dimuliakanlah
Reff
Tuhan, diriku telah ‘Kau raih, ‘Kau hapus dosaku.
Tiada yang lebih permai, ‘Kau hidup dalamku.
2. Bukanlah ‘ku, tetapi hanya Kristus
dalam seg’nap p’rilaku hidupku.
Bukanlah ‘ku, tetapi hanya Kristus
dalam seg’nap ucapan, tingkahku.
Reff
Tuhan, diriku telah ‘Kau raih, ‘Kau hapus dosaku.
Tiada yang lebih permai, ‘Kau hidup dalamku.
3. Bukanlah ‘ku, tetapi hanya Kristus
memb’ri gemar kepada yang sendu.
Bukanlah ‘ku, tetapi hanya Kristus
yang berbelas bagi yang berkeluh.
Reff
Tuhan, diriku telah ‘Kau raih, ‘Kau hapus dosaku.
Tiada yang lebih permai, ‘Kau hidup dalamku.
4. Bukanlah ‘ku, tetapi hanya Kristus
yang merenggut beban hidup berat.
Bukanlah ‘ku, tetapi hanya Kristus
yang tanganNya terulur tak penat.
Reff
Tuhan, diriku telah ‘Kau raih, ‘Kau hapus dosaku.
Tiada yang lebih permai, ‘Kau hidup dalamku.
5. Kristus tentu, ya amin, ‘ku percaya,
mau mendengar seruan umatNYa.
Tiada hal terucap sia-sia.
‘ku ‘kan tetap berdoa padaNya.
Reff
Tuhan, diriku telah ‘Kau raih, ‘Kau hapus dosaku.
Tiada yang lebih permai, ‘Kau hidup dalamku.
Makna Lagu Bukanlah Ku Tetapi Hanya Kristus
Lirik lagu ini menegaskan bahwa pusat kehidupan orang percaya bukanlah dirinya sendiri, melainkan Kristus. Kalimat “Bukanlah ‘ku, tetapi hanya Kristus” menunjukkan sikap rendah hati dan penyerahan diri kepada Tuhan. Maknanya adalah bahwa segala pujian, kemuliaan, dan penghormatan hanya layak diberikan kepada Yesus, bukan kepada manusia.
Selain itu, lagu ini mengajarkan bahwa Kristus harus nyata dalam seluruh kehidupan orang percaya—dalam perkataan, tingkah laku, dan perbuatan sehari-hari. Penyanyi menyadari bahwa hidupnya telah diubah oleh Tuhan yang mengampuni dosa dan tinggal di dalam dirinya. Pesannya adalah bahwa hidup orang percaya seharusnya mencerminkan kasih dan karakter Kristus.
Lagu ini juga menggambarkan Yesus sebagai sumber penghiburan dan pertolongan. Kristus memberi sukacita kepada yang sedih, belas kasihan kepada yang menderita, dan kekuatan bagi yang memikul beban berat. Ini menunjukkan bahwa Tuhan adalah penolong yang penuh kasih dan tidak pernah lelah menolong umat-Nya.
Di bagian akhir, lagu ini menekankan keyakinan bahwa Tuhan mendengar doa umat-Nya. Penyanyi percaya bahwa tidak ada doa yang sia-sia di hadapan Tuhan, sehingga ia tetap setia berdoa dan berharap kepada-Nya. Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan tentang hidup yang berpusat pada Kristus, kerendahan hati, kasih Tuhan yang bekerja dalam hidup manusia, dan keyakinan akan kuasa doa.