tak terombang-ambing lagi jiwaku;
walau lembah hidupku penuh awan,
nanti ‘kan cerahlah langit diatasku.
Reff
” ‘Kau tidak ‘kan Aku lupakan,
Aku memimpinmu, Aku membimbingmu;
‘kau tidak ‘kan Aku lupakan,
Aku penolongmu, yakinlah teguh”.
2. Yakin ‘kan janji: ” ‘Kau tak ‘Ku lupakan”,
dengan sukacita aku jalan t’rus;
Dunia dan kawan tiada ‘ku harapkan,
satu yang setia: Yesus, Penebus.
Reff
” ‘Kau tidak ‘kan Aku lupakan,
Aku memimpinmu, Aku membimbingmu;
‘kau tidak ‘kan Aku lupakan,
Aku penolongmu, yakinlah teguh”.
3. Dan bila pintu sorga dibukakan,
selesailah sudah susah dan lelah;
‘Kan ‘ku dengarlah suara mengatakan:
“Hamba yang setiawan, mari masuklah”.
Reff
” ‘Kau tidak ‘kan Aku lupakan,
Aku memimpinmu, Aku membimbingmu;
‘kau tidak ‘kan Aku lupakan,
Aku penolongmu, yakinlah teguh”.
Makna Lagu Janji Yang Manis
Lirik lagu ini membawa pesan penghiburan tentang janji Tuhan yang tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Penyanyi merasa tenang karena percaya Tuhan selalu mengingat, menolong, dan membimbing hidupnya, bahkan ketika sedang melewati “lembah” yang melambangkan masa sulit dan penuh masalah. Maknanya adalah bahwa di tengah keadaan yang gelap dan tidak pasti, Tuhan tetap hadir sebagai sumber harapan dan kekuatan.
Selain itu, lagu ini juga menunjukkan sikap percaya penuh kepada Tuhan. Penyanyi memilih untuk terus berjalan dengan sukacita karena yakin Tuhan setia memimpin hidupnya. Dunia dan manusia bisa mengecewakan, tetapi Yesus digambarkan sebagai pribadi yang selalu setia dan tidak pernah meninggalkan orang yang berharap kepada-Nya. Pesan ini mengajarkan bahwa iman memberi keteguhan hati untuk terus maju meski keadaan tidak selalu mudah.
Di bagian akhir, lagu ini membawa pengharapan tentang kehidupan kekal bersama Tuhan. Setelah semua perjuangan dan kelelahan hidup selesai, penyanyi percaya akan disambut Tuhan sebagai “hamba yang setia”. Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan tentang kesetiaan Tuhan, kekuatan untuk bertahan dalam hidup, dan pengharapan akan damai abadi bersama-Nya.