tiada lain harapanku, ‘ku bersandarkan namaMu.
Reff
Kristuslah Batu Karangku,
di atas Dia ‘ku teguh;
landasan lain hancur luluh.
2. Kasih karuniaMu tetap, meskupun jalanku gelap;
kendati taufan menderu, tak akan karam jiwaku.
Reff
Kristuslah Batu Karangku,
di atas Dia ‘ku teguh;
landasan lain hancur luluh.
3. Perjanjian dan darahMu menjadi dasar hidupku;
walau segalanya rebah, Perlindunganku: Tuhanlah.
Reff
Kristuslah Batu Karangku,
di atas Dia ‘ku teguh;
landasan lain hancur luluh.
4. Bila nafiri menderu, aku menghadap padaMu;
dahulu kotor dan keji, olehMu ‘ku jadi bersih.
Reff
Kristuslah Batu Karangku,
di atas Dia ‘ku teguh;
landasan lain hancur luluh.
Makna Lagu Tiada Lain Landasanku
Lirik lagu ini menggambarkan iman yang kuat kepada Yesus sebagai satu-satunya dasar kehidupan. Penyanyi menyatakan bahwa harapan dan keselamatannya hanya bergantung pada kasih, pengorbanan, dan nama Tuhan. Kristus disebut sebagai “Batu Karang”, yang melambangkan sesuatu yang kokoh, kuat, dan tidak mudah runtuh. Maknanya adalah bahwa ketika hidup dibangun di atas Tuhan, seseorang akan memiliki pegangan yang tetap kuat meskipun menghadapi banyak masalah.
Selain itu, lagu ini juga menekankan bahwa kasih karunia Tuhan tetap setia walaupun hidup penuh badai dan kesulitan. Taufan dan gelap dalam lirik menggambarkan tantangan, ketakutan, atau pergumulan hidup yang bisa membuat manusia goyah. Namun, karena bersandar pada Tuhan, penyanyi percaya jiwanya tidak akan tenggelam. Pesannya adalah bahwa Tuhan menjadi perlindungan dan sumber kekuatan saat segala sesuatu di sekitar terasa tidak pasti.
Di bagian akhir, lagu ini membawa pesan tentang keselamatan dan perubahan hidup melalui Tuhan. Orang yang dulu merasa “kotor dan keji” digambarkan menjadi bersih karena kasih Tuhan. Lagu ini juga mengingatkan tentang harapan untuk bertemu Tuhan pada akhirnya. Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan bahwa iman kepada Kristus adalah dasar hidup yang paling kuat, yang memberi perlindungan, pengharapan, dan keselamatan sejati.