
yang datang, ingin memetik, bersuka dan senang.
FirmanMu tambang yang penuh permata mulia;
‘tak ‘kan kecewa siapapun yang mau menggalinya.
2. FirmanMu, Tuhan, adalah bintangan yang cerlang,
musafir tiada ‘kan sesat, jalannya pun terang.
Ya Tuhan, buat FirmanMu menjadi tambangku,
menjadi taman yang permai dan bintang panduku.
Topik Sebelumnya Topik Selanjutnya
Makna Lagi FirmanMu Tuhan Adalah Kebun
Lirik lagu ini menggambarkan Firman Tuhan sebagai sesuatu yang sangat indah, berharga, dan memberi kehidupan. Firman Tuhan diibaratkan seperti taman penuh bunga yang membawa sukacita bagi siapa saja yang datang mendekat. Selain itu, Firman Tuhan juga digambarkan seperti tambang permata yang penuh harta berharga, artinya semakin seseorang mendalaminya, semakin banyak hikmat dan kebaikan yang bisa ditemukan. Maknanya menunjukkan bahwa Firman Tuhan bukan sesuatu yang membosankan, tetapi sumber kekuatan dan kebahagiaan hidup.
Selain membawa sukacita, Firman Tuhan dalam lagu ini juga digambarkan sebagai terang dan penunjuk jalan. Ibarat bintang yang menerangi perjalanan musafir di malam hari, Firman Tuhan membantu manusia agar tidak tersesat dalam menjalani hidup. Lagu ini mengingatkan bahwa di tengah kebingungan, masalah, atau pilihan hidup yang sulit, ajaran Tuhan bisa menjadi pedoman yang memberi arah dan harapan.
Di bagian akhir, lagu ini berubah menjadi doa pribadi agar Firman Tuhan benar-benar menjadi bagian penting dalam hidup seseorang. Penyanyi ingin Firman Tuhan menjadi “tambang”, “taman”, dan “bintang penuntun” dalam hidupnya. Secara keseluruhan, lagu ini membawa pesan tentang pentingnya Firman Tuhan sebagai sumber sukacita, hikmat, dan penuntun hidup bagi manusia setiap hari.




















