Lirik NKB 111 Gereja Bagai Bahtera

Lirik NKB 111 Gereja Bagai Bahtera
1. Gereja bagai bahtera di laut yang seram
mengarahkan haluannya ke pantai seberang.
Mengamuklah samudera dan badai menderu;
gelombang zaman menghempas, yang sulit ditempuh.
Penumpang pun bertanyalah selagi berjerih:
Betapa jauh, dimanakah labuhan abadi?
Reff
Tuhan, tolonglah! Tuhan, tolonglah!
Tanpa Dikau semua binasa kelak.
Ya Tuhan tolonglah!

2. Gereja bagai bahtera pun suka berhenti,
tak menempuh samudera, tak ingin berjerih
dan hanya masa jayanya selalu dikenang,
tak ingat akan dunia yang hampir tenggelam!
Gereja yang tak bertekun di dalam tugasnya,
tentunya oleh Tuhan pun tak diberi berkah.
Reff
Tuhan, tolonglah! Tuhan, tolonglah!
Tanpa Dikau semua binasa kelak.
Ya Tuhan tolonglah!

3. Gereja bagai bahtera diatur awaknya,
setiap orang bekerja menurut tugasnya.
Semua satu padulah, setia bertekun,
demi tujuan tunggalnya yang harus ditempuh.
Roh Allah yang menyatukan, membina, membentuk
di dalam kasih dan iman dan harap yang teguh.
Reff
Tuhan, tolonglah! Tuhan, tolonglah!
Tanpa Dikau semua binasa kelak.
Ya Tuhan tolonglah!

4. Gereja bagai bahtera muatannya penuh,
beraneka manusia yang suka mengeluh,
yang hanya ikut maunya, mengritik dan sok tahu
sehingga bandar tujuan menjadi makin jauh.
Tetapi bila umatNya sedia mendengar,
tentulah Tuhan memberi petunjuk yang benar.
Reff
Tuhan, tolonglah! Tuhan, tolonglah!
Tanpa Dikau semua binasa kelak.
Ya Tuhan tolonglah!

5. Gereja bagai bahtera di laut yang seram,
mengarahkan haluannya ke pantai seberang.
Hai ‘kau yang takut dan resah, ‘kau tak sendirian;
teman sejalan banyaklah dan Tuhan di depan!
Bersama-sama majulah, bertahan berteguh;
tujuan akhir adalah labuhan Tuhanmu!
Reff
Tuhan, tolonglah! Tuhan, tolonglah!
Tanpa Dikau semua binasa kelak.
Ya Tuhan tolonglah!

Makna Lagu Gereja Bagai Bahtera

Lirik lagu ini memakai gambaran gereja sebagai sebuah bahtera atau kapal yang sedang berlayar di tengah laut yang penuh badai. Laut yang ganas melambangkan tantangan hidup, perubahan zaman, dan berbagai masalah yang dihadapi umat manusia. Gereja digambarkan sedang menuju “pantai seberang” atau tujuan akhir bersama Tuhan. Maknanya adalah bahwa perjalanan iman tidak selalu mudah, tetapi Tuhan tetap menjadi penolong dan penuntun di tengah kesulitan.

Selain itu, lagu ini juga mengingatkan bahwa gereja tidak boleh hanya nyaman mengenang masa lalu tanpa menjalankan tugasnya di dunia. Gereja dipanggil untuk terus bergerak, melayani, dan peduli kepada orang-orang yang sedang “hampir tenggelam” dalam masalah hidup. Lagu ini menekankan pentingnya kerja sama, persatuan, dan kesetiaan setiap orang dalam menjalankan tugas masing-masing. Roh Tuhan digambarkan sebagai kekuatan yang mempersatukan umat supaya tetap berjalan bersama dalam kasih dan iman.

Di bagian akhir, lagu ini memberi pesan pengharapan dan semangat. Walaupun perjalanan terasa berat dan banyak orang merasa takut atau lelah, Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya sendirian. Ada ajakan untuk tetap maju, saling mendukung, dan bertahan dalam iman karena tujuan akhirnya adalah “labuhan Tuhan” atau kehidupan bersama-Nya. Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan tentang ketekunan, persatuan, dan kepercayaan penuh kepada Tuhan dalam menghadapi perjalanan hidup.

Lirik Lagu Lagu Rohani

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru