Mari sambut Rajamu. Raja Damai t'rimalah!
Putri Sion, nyanyilah; soraklah, Yerusalem!
2. Hosiana, Putra Daud, umatMu berkatilah!
Dirikanlah takhtaMu mahatinggi, mulia.
Hosiana, Putra Daud, umatMu berkatilah!
3. Hosiana, Putra Daud, Salam, Raja mulia.
Raja Damai abadi, Putra Allah yang kekal.
Hosiana, Putra Daud, Salam, Raja mulia!
Makna Lagu Putri Sion Nyanyilah
Lirik lagu ini punya makna tentang sukacita dan antusiasme dalam menyambut kedatangan Yesus sebagai Raja Damai. Kota Sion dan Yerusalem digambarkan bersorak karena Sang Raja yang dinantikan akhirnya datang. Seruan “Hosiana” menunjukkan pujian sekaligus harapan agar Tuhan membawa keselamatan dan berkat bagi umat-Nya. Lagu ini memberi suasana penuh kemenangan dan pengharapan, seolah mengajak semua orang untuk menyambut Tuhan dengan hati yang gembira.
Selain itu, Yesus digambarkan bukan hanya sebagai Raja biasa, tetapi Raja yang membawa damai abadi dan kasih bagi dunia. Ia disebut “Putra Daud” dan “Putra Allah yang kekal,” yang menunjukkan bahwa kuasa-Nya tidak hanya sementara, tetapi berlaku selamanya. Pesannya relate banget dengan kehidupan sekarang: di tengah dunia yang sering penuh konflik, keresahan, dan ketidakpastian, manusia tetap membutuhkan damai sejati yang datang dari Tuhan.
Intinya, lagu ini mengajak kita untuk membuka hati dan menyambut Tuhan dengan iman serta sukacita. Kehadiran-Nya dipercaya membawa berkat, harapan, dan kedamaian bagi siapa saja yang mau menerima-Nya. Jadi, lagu ini bukan cuma tentang pujian, tetapi juga tentang keyakinan bahwa Tuhan adalah sumber damai dan keselamatan yang kekal.