Semoga Firman tumbuh di hatimu laksana pohon akan berputik.
2. Berilah hormatmu pada Tuhan. Sang Gunung Batu, adil jalanNya.
Biarlah nama Tuhan kuserukan, kar'na kekallah kebenaranNya!
3. Walau umatNya didapatiNya hidup sengsara di ketandusan,
curahan berkat kasih kurniaNya yang memberikan keselamatan.
Makna Lagu Hai Langit Pasanglah Telingamu
Lirik lagu ini punya makna tentang ajakan untuk benar-benar mendengarkan dan menerima Firman Tuhan dalam hidup. Di bagian awal, langit dan bumi seolah diajak jadi saksi supaya manusia sadar bahwa perkataan Tuhan itu penting dan bisa memberi kehidupan, sama seperti pohon yang tumbuh lalu berbuah. Pesannya relate banget: kalau hati kita terbuka pada hal-hal baik dan benar, hidup kita juga bisa berkembang jadi lebih kuat dan penuh arah.
Selain itu, lagu ini juga menekankan bahwa Tuhan adalah sosok yang adil, setia, dan layak dihormati. Walaupun manusia sering mengalami masa sulit, kesepian, atau hidup terasa “kering” seperti di padang gurun, Tuhan tetap hadir dan nggak meninggalkan umat-Nya. Kasih dan pertolongan-Nya digambarkan sebagai sumber harapan yang mampu menyelamatkan dan menguatkan di tengah keadaan apa pun.
Intinya, lagu ini ngajarin supaya kita tetap percaya dan dekat dengan Tuhan, bahkan saat hidup lagi berat. Firman Tuhan bukan cuma untuk didengar, tapi juga dijadikan pegangan supaya hati tetap kuat, penuh harapan, dan nggak gampang goyah menghadapi tantangan hidup.
Syair dan lagu: M. R. Ginting, 1983, berdasarkan Ulangan 32:1-4, 10