Lirik KJ 70 - Hujan, Hujan - Kidung Jemaat

1. Hujan, hujan, tak hentinya hujan turun menderas;
empat puluh hari hujan, hujan lagi, jadi air bah.

2. Pohon, hewan dan semua orang mati tenggelam;
dalam banjir ini gunung yang tertinggi ikut terbenam.

3. Hidup, hidup, masih ada hidup dalam air bah:
Nuh yang membawanya atas p'rintah Allah, dalam bahtera!

|4. Bapa, ibu, anak dan menantu, hewan pun serta
hidup dalam baht'ra sampai di saatnya surut air bah.

5. Isi baht'ra s'lamat bersejaht'ra, bumi pun kering.
Allah ikat janji: lihatlah pelangi elok berseri!

Makna Lagu Hujan, Hujan

Lirik ini menceritakan kisah air bah dan bahtera Nuh, tentang bagaimana hujan besar datang sebagai tanda hukuman atas kejahatan manusia. Suasananya memang terdengar sedih karena banyak kehidupan musnah akibat banjir besar, tetapi di balik itu ada pesan bahwa Tuhan tetap menyediakan harapan dan keselamatan bagi mereka yang taat kepada-Nya. Bahtera menjadi simbol perlindungan dan tempat aman di tengah situasi yang kacau.

Di bagian akhir, lirik ini membawa pesan yang lebih hangat dan penuh harapan. Setelah air bah surut, pelangi muncul sebagai tanda janji Tuhan kepada manusia. Maknanya, setelah masa sulit pasti ada harapan baru dan kasih Tuhan tetap nyata. Lagu ini juga mengingatkan bahwa ketaatan, iman, dan kebersamaan keluarga bisa menjadi kekuatan untuk melewati masa-masa berat dalam hidup.

Lirik Lagu Lagu Rohani

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru