berilah kedamaianMu dan hidup berserah.
2. MuridMu taat mendengar panggilan kasihMu; jadikan
aku pun sedar mengikutMu dengan benar dan beriman teguh.
3. Betapa suci dan teduh, betapa khidmatnya, ketika Yesus
bertelut esa denganMu, Allahku, di damai yang baka.
4. Ya Tuhanku, tenangkanlah gejolak nafsuku; prahara, api
dan gempa redalah bila kudengar suaraMu yang lembut.
5. Turunkanlah sejahtera yang murni bak embun, teduhkan hati
yang resah; di hidupku wujudkanlah indahnya damaiMu.
Makna Lagu Ya Tuhan Jamah AnakMu
Lirik ini menggambarkan kerinduan seseorang untuk disentuh dan dipulihkan oleh Tuhan. Ada pengakuan bahwa hati manusia sering dipenuhi rasa gelisah, takut, dan pergumulan, sehingga membutuhkan pengampunan dan damai dari Tuhan. Karena itu, lagu ini terasa seperti doa yang sangat pribadi dan penuh penyerahan diri.
Selain itu, lirik ini juga mengajak untuk belajar taat dan mengikuti Tuhan dengan sungguh-sungguh, seperti teladan Yesus yang dekat dengan Bapa dalam doa. Suasana doa dan keheningan digambarkan begitu suci dan menenangkan, seolah menjadi tempat di mana hati yang kacau bisa kembali tenang dan menemukan arah hidup.
Di bagian akhirnya, lirik ini menekankan bahwa damai Tuhan mampu meredakan “prahara” dalam diri manusia—baik emosi, keinginan, maupun kegelisahan hidup. Damai itu digambarkan lembut seperti embun yang menyejukkan hati. Intinya, lagu ini membawa pesan bahwa ketika seseorang mendekat kepada Tuhan dan berserah kepada-Nya, hati yang resah bisa dipenuhi ketenangan dan kedamaian sejati.