
Doa itu p'rintahNya: Ia tak menolaknya.
2. Maharaja Dialah, tak terbatas kuasaNya:
minta saja apapun; pasti sanggup Tuhanmu!
3. Dosa sarat menekan; Tuhan, angkatlah beban
dan sucikan diriku oleh curah darahMu!
4. B'rikanlah sentosaMu dan kuasai diriku.
Penebusku, Kau berhak jadi Rajaku tetap.
5. Biar oleh kasihMu bersemangat langkahku:
Kau Pembimbing dan Teman hingga akhir yang terang.
6. JalanMu tunjukkanlah, jiwaku kuatkanlah,
hingga hidup matiku memenuhi maksudMu.
Makna Lagu Naikkan Doa Tak Enggan
Lirik ini menekankan pentingnya doa sebagai bentuk hubungan yang dekat dengan Tuhan. Ada ajakan untuk tidak ragu atau malas berdoa, karena Tuhan selalu mendengarkan dan berkenan pada doa umat-Nya. Doa digambarkan bukan sekadar kebiasaan, tapi sesuatu yang memang Tuhan kehendaki sebagai cara manusia datang dan bersandar kepada-Nya.
Selain itu, lirik ini menunjukkan bahwa Tuhan memiliki kuasa yang besar dan sanggup menolong dalam berbagai kebutuhan hidup. Mulai dari pergumulan karena dosa, rasa lemah, sampai kebutuhan akan damai dan kekuatan batin, semuanya dibawa kepada Tuhan dalam doa. Ada juga sikap penyerahan diri, di mana seseorang mengakui bahwa Tuhan layak menjadi pemimpin dalam hidupnya.
Di bagian akhirnya, lirik ini berbicara tentang perjalanan hidup bersama Tuhan. Kasih Tuhan memberi semangat, arah, dan kekuatan untuk terus melangkah sampai akhir hidup. Intinya, lagu ini mengajarkan bahwa melalui doa dan penyerahan diri, seseorang bisa hidup sesuai tujuan Tuhan dan tetap kuat menghadapi perjalanan hidup.




















