'ku dibimbing tangan Tuhan ke neg'ri yang tak 'ku tahu.
Bapa, ajar aku ikut, pa juga maksudMu, tak bersangsi atau
Takut, beriman tetap teguh.
2. Meski langkahMu semua tersembunyi bagiku, hatiku
menurut jua dan memuji kasihMu. Meski kini tak 'ku nampak,
nanti 'ku berbagia, apabila t'rangMu tampak dengan kemuliaannya.
3. Tuhan, janganlah biarkan kutentukan nasibku. B'rilah hanya
kudengarkan keputusan hikmatMu. Aku ini pun selaku kanak-kanak
yang bebal. Bapa jua bimbing aku ke kehidupan kekal.
4. Dengan bapa aku maju dalam malam yang kelam
ke neg'ri yang tak kutahu dengan mata terpejam
Makna Lagu Tersembunyi Ujung Jalan
Lirik ini menggambarkan perjalanan iman sebagai sebuah perjalanan yang belum sepenuhnya jelas, di mana ujung jalan hidup masih tersembunyi. Meski demikian, orang percaya tetap yakin bahwa tangan Tuhan yang membimbing, sehingga ada kepercayaan untuk terus melangkah menuju tujuan yang hanya Tuhan yang mengetahui.
Selain itu, lagu ini menekankan sikap hati yang berserah dan taat, meskipun rencana Tuhan tidak selalu dapat dipahami. Ada pengakuan bahwa manusia terbatas, seperti anak kecil yang membutuhkan bimbingan Bapa, sehingga keputusan hidup diserahkan sepenuhnya kepada hikmat Tuhan.
Di bagian akhir, lirik ini menampilkan gambaran iman yang berjalan dalam “malam yang gelap” namun tetap maju bersama Tuhan. Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan tentang kepercayaan penuh kepada pimpinan Tuhan, kerendahan hati dalam menerima kehendak-Nya, dan keyakinan akan tujuan kekal yang disediakan-Nya.