
'ku diasuh oleh Yesus, Gembalaku. Ia sayang padaku,
dikenalNya namaku.
2. Gembalaku, tongkatMu yang menjaga jalanku,
dan terus kuikut Dikau ke tegalan rumput hijau;
di telaga yang tenang aku puas dan tent'ram.
3. Sungguh, aku dombaNya yang kekal bahagia:
nanti 'ku dipanggul pulang arah ke pangkuan Tuhan.
Dalam rumah Bapaku sukacitaku penuh.
Makna Lagu Sukacita Hatiku
Lirik ini menggambarkan hubungan yang penuh kasih antara orang percaya dan Tuhan sebagai Gembala yang baik. Penyanyinya melihat dirinya sebagai “domba” yang diasuh, dikenal, dan dilindungi oleh Yesus, sehingga hidupnya dipenuhi rasa aman, sukacita, dan penghiburan.
Selain itu, lagu ini menekankan bimbingan Tuhan dalam setiap langkah hidup. Seperti domba yang dituntun ke padang rumput hijau dan air yang tenang, orang percaya diajak untuk mengikuti arahan Tuhan yang membawa ketenteraman dan pemeliharaan yang sempurna.
Di bagian akhir, lirik ini mengarahkan pandangan pada pengharapan kekal. Hidup bersama Tuhan tidak hanya memberi damai di dunia ini, tetapi juga keselamatan dan sukacita abadi di rumah Bapa. Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan tentang kasih pemeliharaan Tuhan sebagai Gembala, bimbingan-Nya yang setia, dan pengharapan akan kehidupan kekal bersama-Nya.




















