
Dialah Penopang yang teguh. Bila 'ku susah, berkesah,
Aku pergi kepadaNya: Sandaranku, Penghiburku, Sobatku.
2. Yesus segala-galanya, Kawanku abadi; setiap datang padaNya,
berkatNya diberi. Surya dan hujan berselang, hasil
tanaman dan kembang: semuanya karunia Sobatku.
3. Yesus segala-galanya, setia padaku; tak akan 'ku
menyangkalNya, Teman setiaku. BersamaNya 'ku tak
sesat, Ia menjagaku tetap: Ia tetap Kawan erat, Sobatku.
4. Yesus segala-galanya, Temanku terdekat; padaNya aku
berserah sekarang dan tetap. Hidupku indah mulia,
bersamaNya bahagia, hidup kekal, kar'na kenal Sobatku.
Makna Lagu Yesus Segala-Galanya
Lirik ini menegaskan bahwa Yesus adalah pusat hidup orang percaya—“segala-galanya” yang menjadi sumber kekuatan, penghiburan, dan penopang dalam setiap keadaan. Dalam suka maupun susah, penyanyinya melihat Yesus sebagai tempat berlindung yang setia dan pribadi yang selalu dapat diandalkan.
Selain itu, lagu ini menggambarkan Yesus sebagai sahabat yang dekat dan abadi. Segala berkat dalam hidup—baik kebutuhan sehari-hari maupun keindahan alam—dipandang sebagai karunia dari-Nya. Karena itu, ada sikap syukur dan pengakuan bahwa hidup ini sepenuhnya bergantung pada pemeliharaan Tuhan.
Di bagian akhir, lirik ini menekankan kesetiaan untuk tetap berserah kepada Yesus sepanjang hidup. Bersama-Nya, hidup dipandang menjadi indah, bermakna, dan penuh pengharapan akan hidup kekal. Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan bahwa mengenal dan hidup bersama Yesus membawa penghiburan, kesetiaan, dan sukacita yang sejati.




















