ringan bersama Tuhanmu! Jikalau kau bersusah dan berkeluh-kesah
hai, pikullah semua bersamaNya! Hai, pikullah semua bersamaNya!
2. Tuhanmu bersedia menjadi Kawanmu; dengan menyambut Dia,
hatimu pun sembuh. Air mata Ia hapus dan jiwamu lega:
arahkanlah matamu kepadaNya! Arahkanlah matamu kepadaNya!
3. Hai, marilah semua yang susah dan penat, ikuti Yesus jua:
bebanNya tak berat. Derita yang kautanggung berakhir segera:
serahkan keluhanmu ditanganNya! Serahkanlah keluhanmu di tanganNya!
4. Akhirnya duka dunia tak lagi dikenal dan sukacita sorga warisanmu kekal.
Di sana kau berjumpa dengan umat kudus, bersama mengagungkan
Sang Penebus. Bersama mengagungkan sang Penebus.
Makna Lagu Hai Jangan Sendirian
Lirik ini memberi penghiburan kepada orang yang sedang lelah, sedih, atau memikul banyak beban hidup. Pesan utamanya adalah bahwa manusia tidak perlu menghadapi semuanya sendirian, karena Tuhan selalu bersedia berjalan bersama dan menolong. Saat seseorang menyerahkan pergumulannya kepada Tuhan, beban hidup menjadi lebih ringan karena ada pengharapan dan kekuatan baru.
Selain itu, lagu ini menggambarkan Yesus sebagai sahabat dan penolong yang penuh kasih. Tuhan bukan hanya jauh di sorga, tetapi hadir dekat dengan manusia, menghapus air mata dan memberi kelegaan hati. Ajakan untuk “mengarahkan mata kepada-Nya” berarti mengalihkan fokus dari rasa takut dan putus asa kepada iman dan kepercayaan kepada Tuhan.
Di bagian akhir, lirik ini memberi harapan tentang kehidupan kekal bersama Tuhan, di mana penderitaan dan dukacita tidak ada lagi. Orang percaya diajak untuk tetap bertahan dalam iman karena pada akhirnya akan ada sukacita abadi bersama umat Tuhan dan Sang Penebus. Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan penghiburan, ketergantungan kepada Tuhan, dan harapan yang tidak berakhir meskipun hidup penuh kesulitan.