jalanNya: jalan lurus. Buang rantai dan beban, ikut Dia.
Pikul salibmu dengan sukaria.
2. Satu sabda bawalah: Sabda Allah! Cari kebenaranNya
tiap kala. Tutur-kata dunia: tipu daya Roh Kudus
terimalah dan percaya.
3. Mari, hidup di terang Kerajaan! Oleh Yesus kau menang;
hai, bertahan! Ikut Tuhanmu terus dengan suka:
rumah Allah yang kudus t'lah terbuka.
Makna Lagu Pintu Satu-Satunya
Lirik ini mengajarkan bahwa Yesus adalah satu-satunya jalan menuju keselamatan dan kehidupan yang benar. “Pintu satu-satunya” menggambarkan bahwa manusia diajak untuk mengikuti jalan Tuhan dengan sungguh-sungguh, meninggalkan beban dosa dan hidup lama. Memikul salib berarti rela hidup setia kepada Tuhan, walaupun ada tantangan atau pengorbanan.
Selain itu, lagu ini menekankan pentingnya Firman Tuhan sebagai pedoman hidup. Dunia sering menawarkan kata-kata dan jalan yang menyesatkan, tetapi orang percaya diajak mencari kebenaran dari Sabda Allah dan dipimpin oleh Roh Kudus. Dengan begitu, hidup tidak mudah terbawa oleh tipu daya atau pengaruh yang menjauhkan dari Tuhan.
Di bagian akhir, lirik ini memberi semangat untuk hidup dalam terang Kerajaan Allah. Melalui Yesus, orang percaya memperoleh kemenangan dan pengharapan. Lagu ini mengajak umat untuk tetap bertahan dalam iman dengan sukacita, karena rumah Allah dan kehidupan bersama Tuhan telah terbuka bagi mereka. Secara keseluruhan, lirik ini mengajarkan kesetiaan mengikuti Yesus, hidup menurut Firman Tuhan, dan berjalan dalam pengharapan akan Kerajaan Allah.