kepada rahmat Hu. Percaya sabdaNya. Berjalan dengan
suka ke tanah air baka yang tertentu di muka.
2. Pergi dengan seg'ra ke lorong negeri dan simpangannya yang
buruk dan keji. B'ri rumahKu penuh. Jemput segala orang
ke rumah s'lamatKu; tempatnya tidak kurang.
3. Keluar! Ajarlah seluruh dunia. Taburkan InjilKu di sawah-
ladangnya! Mau t'rang, maupun gelap di rumah dan kerjamu,
baik ingatlah tetap: 'Ku menyertai kamu.
Makna Lagu Keluar Dari Kaum
Lirik ini menggambarkan panggilan Tuhan kepada manusia untuk meninggalkan zona nyaman dan hidup dalam iman kepada-Nya. Seperti Abraham yang dipanggil keluar dari rumah dan tanah asalnya, lagu ini mengajak orang percaya untuk berani menyerahkan hidup kepada Tuhan dan mengikuti jalan yang sudah Dia sediakan. Pesannya adalah bahwa hidup bersama Tuhan membutuhkan keberanian untuk percaya, bahkan ketika masa depan belum terlihat jelas.
Selain itu, lagu ini menekankan tugas untuk menjangkau semua orang tanpa pilih-pilih. Lorong, jalan, dan tempat yang “buruk dan keji” menggambarkan bahwa kasih Tuhan ditujukan juga bagi mereka yang sering dianggap tersisih atau jauh dari harapan. Tuhan ingin rumah keselamatan-Nya penuh, artinya setiap orang dipanggil untuk ikut membawa kabar baik dan mengajak sesama datang kepada Tuhan.
Di bagian akhir, lirik ini memberi dorongan untuk memberitakan Injil di mana pun berada, baik di rumah, tempat kerja, maupun lingkungan sekitar. Orang percaya tidak berjalan sendiri, karena Tuhan berjanji selalu menyertai mereka. Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan keberanian untuk taat pada panggilan Tuhan, peduli pada sesama, dan aktif menjadi pembawa terang dan kabar baik di dunia.