Bapa Pencipta alam semesta, yang mengasihi manusia.
2. Aku percaya Put'ra TunggalNya yang disalibkan di Golgota,
yang dari kubur bangkit dan menang, naik ke sorga dalam terang.
3. Aku percaya pada Roh Kudus yang mendiami kita terus.
Aku percaya G'reja yang esa; 'ku jadi suci di dalamnya.
Makna Lagu Aku Percaya
Lirik ini berisi pengakuan iman yang sederhana tetapi sangat mendalam tentang kepercayaan kepada Allah Tritunggal: Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Bagian pertama menegaskan bahwa Allah adalah Pencipta yang kekal dan penuh kasih kepada manusia. Dunia dan kehidupan bukan terjadi begitu saja, melainkan berasal dari Tuhan yang mengenal serta mengasihi ciptaan-Nya. Jadi, iman di sini bukan sekadar percaya bahwa Tuhan ada, tetapi juga percaya bahwa Tuhan peduli kepada manusia.
Bagian kedua berfokus pada Yesus Kristus sebagai Anak Allah yang rela menderita, mati di salib, lalu bangkit dengan kemenangan. Ini menjadi inti pengharapan orang percaya: bahwa kasih Tuhan terbukti melalui pengorbanan Yesus. Kebangkitan-Nya juga menunjukkan bahwa dosa dan maut tidak punya kata terakhir. Karena itu, orang percaya memiliki harapan akan hidup baru dan kemenangan bersama Kristus.
Di bagian terakhir, lirik ini menegaskan peran Roh Kudus yang terus menyertai dan tinggal dalam kehidupan umat Tuhan. Selain hubungan pribadi dengan Tuhan, lagu ini juga mengingatkan pentingnya hidup dalam persekutuan Gereja sebagai satu keluarga iman. Secara keseluruhan, lagu ini adalah pernyataan iman yang mengajak orang percaya untuk hidup dengan keyakinan, pengharapan, dan kesadaran bahwa Tuhan selalu hadir dalam setiap bagian kehidupan.