soal sandang pangan masih terus penting.
Reff:
Nanti ada hidup kekal, semua jadi baru;
Nanti ada hidup kekal, semua jadi baru!
2. Bila kaurasa sepi, siapa yang memahami?
Jika kau menangis, siapa yang mengerti?
Reff:
Nanti ada hidup kekal, semua jadi baru;
Nanti ada hidup kekal, semua jadi baru!
3. Yang kauterima lebih masih kaurasa kurang
dan yang kauperlukan tak pasti diberi.
Reff:
Nanti ada hidup kekal, semua jadi baru;
Nanti ada hidup kekal, semua jadi baru!
4. Takkan di sana perlu surya dan sinar bulan,
kar'na wajah Tuhan 'kan menyinarimu.
Reff:
Nanti ada hidup kekal, semua jadi baru;
Nanti ada hidup kekal, semua jadi baru!
5. Hilanglah rasa sedih, Tuhan beserta kita;
hidup bahagia tak akan berhenti.
Reff:
Nanti ada hidup kekal, semua jadi baru;
Nanti ada hidup kekal, semua jadi baru!
6. Songsonglah Hari Kekal! Nyanyilah bagi Allah;
kita selamanya olehNya dikenal.
Reff:
Nanti ada hidup kekal, semua jadi baru;
Nanti ada hidup kekal, semua jadi baru!
Makna Lagu Bunga Kan Layu Kering
Lirik ini menggambarkan kenyataan hidup manusia yang penuh keterbatasan, rasa lelah, dan ketidakpuasan. Bunga yang layu, pergantian siang dan malam, sampai persoalan kebutuhan hidup menunjukkan bahwa dunia ini tidak selalu memberi kebahagiaan yang tetap. Lagu ini juga menyentuh perasaan yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari: rasa sepi, tangisan yang kadang tidak dimengerti orang lain, dan keinginan manusia yang sering terasa belum cukup terpenuhi.
Namun di tengah semua itu, lagu ini membawa pesan pengharapan yang kuat lewat kalimat “Nanti ada hidup kekal, semua jadi baru.” Harapan ini menjadi jawaban atas semua kesedihan dan pergumulan manusia. Di kehidupan bersama Tuhan nanti, tidak ada lagi rasa sedih, kekurangan, atau kegelapan. Bahkan tidak perlu lagi matahari atau bulan, karena terang Tuhan sendiri yang akan menyinari kehidupan umat-Nya. Gambaran ini menunjukkan damai dan sukacita yang sempurna.
Pada akhirnya, lagu ini mengajak pendengarnya untuk tetap memandang ke depan dengan iman dan pengharapan. Walaupun hidup sekarang tidak selalu mudah, Tuhan mengenal dan menyertai umat-Nya sampai selamanya. Karena itu, manusia diajak untuk tetap bersyukur, bernyanyi, dan menyongsong kehidupan kekal dengan hati yang penuh harapan bahwa suatu hari nanti semuanya benar-benar akan dipulihkan dan diperbarui oleh Tuhan.