Lirik KJ 263 - Yang Tlah Menang - Kidung Jemaat

Lirik KJ 263 - Yang Tlah Menang - Kidung Jemaat
1. Yang t'lah menang disambut di Firdaus dan makan
buah pohon Alhayat, tak lagi ingat duka atau maut:
Kristus yang hidup Tuhannya tetap. Ia alami nikmat
Sorgawi dan merasai kasih kekal, dan merasai kasih kekal.

2. Yang t'lah menang kelak mendapat juga roti sorgawi,
jadi pangannya; kesaksiannya tak pernah terlupa dan nama
baru diterimanya, yang diukirkan di atas intan
tanda jaminan Sang Penebus, tanda jaminan Sang Penebus.

3. Yang t'lah menang tak akan mengalami maut kedua
di gelap ngeri, tapi melihat Bapa Mahakasih, ikut
ber-Haleluya tak henti. Habis bertahan di perjuangan
ia bawakan kurban syukur, ia bawakan kurban syukur.

4. Yang t'lah menang, namanya 'kan tertulis di kitab
kehidupan yang baka; ia pun tampil dalam jubah putih,
mengaku: "Kau Tuhanku s'lamanya!" Dan dari ia terima
tajuk mulia s'lamat kudus, tajuk mulia s'lamat kudus.

5. Yang t'ah menang menjadi sokoguru di rumah Allah
s'lama-lamanya. Padanya dituliskan nama baru,
nama Yerusalem dan Allahnya: yang ia raih,
tanda abadi di dahinya, tanda abadi di dahinya.

6. Yang t'lah menang dib'ri tempat di sorga,
takhta yang pantas jadi miliknya, habis berjuang
di gelanggang dunia, di sisi Allah ia jayalah!
Yang t'lah berlaga dalam percaya
Dib'ri sejaht'ra habis perang, dib'ri sejaht'ra habis perang.

7. Ya Yesus, tolong! B'rilah kemenangan! Lihat betapa banyak
musuhku: Iblis dan dosaku terus mengancam; aku perlukan
pertolonganMu! Nanti, ya Tuhan, di dalam sorga
aku serukan puji syukur, aku serukan puji syukur!

Makna Lagu Yang Tlah Menang

Lirik ini berbicara tentang kemenangan rohani orang percaya yang tetap setia kepada Kristus sampai akhir. Lagu ini penuh dengan gambaran surgawi yang diambil dari kitab Wahyu, seperti pohon kehidupan, roti sorgawi, kitab kehidupan, jubah putih, dan Yerusalem baru. Semua gambaran itu menunjukkan hadiah kekal yang dijanjikan Tuhan bagi mereka yang menang dalam iman.

Pada bait-bait awal, “yang t’lah menang” menunjuk kepada orang percaya yang berhasil bertahan melawan dosa, pencobaan, dan kuasa jahat. Mereka digambarkan masuk ke Firdaus, menikmati pohon kehidupan, dan tidak lagi mengalami duka atau maut. Surga dilukiskan sebagai tempat penuh sukacita, damai, dan kasih kekal bersama Kristus.

Lagu ini juga menekankan bahwa kemenangan rohani bukan diperoleh dengan kekuatan sendiri. Orang percaya harus melewati perjuangan, penderitaan, dan peperangan iman di dunia. Karena itu, simbol seperti roti sorgawi, nama baru, jubah putih, dan mahkota kemenangan menjadi tanda bahwa Tuhan sendiri menerima, memulihkan, dan memuliakan umat-Nya yang setia.

Pada bait terakhir, lagu berubah menjadi doa pribadi yang rendah hati. Penulis mengakui kelemahan manusia di hadapan dosa dan godaan Iblis, lalu memohon pertolongan Yesus untuk memperoleh kemenangan. Ini menunjukkan bahwa pengharapan menuju surga hanya mungkin karena anugerah dan pertolongan Kristus. Secara keseluruhan, lirik ini bernuansa penuh pengharapan, keteguhan iman, dan kerinduan akan kemenangan kekal bersama Tuhan.

Lirik Lagu Lagu Rohani

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru